The Fed Sepakat Hentikan Kenaikan Suku Bunga AS
Kamis, 15 Juni 2023 | 09:06 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Federal Reserve AS sebelumnya diketahui telah sepakat mempertahankan kisaran target suku bunga dana federal tidak berubah pada 5-5,25%, menyusul serangkaian 10 kenaikan berturut-turut sejak Maret 2022.
"Mempertahankan kisaran target stabil pada pertemuan ini memungkinkan komite untuk menilai informasi tambahan dan implikasinya terhadap kebijakan moneter," kata Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) dalam sebuah pernyataan.
Jeda kenaikan suku bunga diperkirakan karena tingkat pertumbuhan tahun-ke-tahun indeks harga konsumen AS melambat menjadi 4% pada Mei, dari puncaknya 9,1% pada Juni 2022.
Federal Reserve menegaskan kembali bahwa mereka sangat berkomitmen untuk mengembalikan inflasi ke target 2% dan akan terus mengurangi kepemilikannya atas sekuritas surat utang pemerintah, utang lembaga, dan sekuritas yang didukung hipotek seperti yang direncanakan.
Untuk menjinakkan inflasi, The Fed telah melakukan pengetatan moneter yang agresif melalui peningkatan suku bunga federal fund sebesar 500 basis poin secara akumulatif.
Khususnya, para pembuat kebijakan moneter dari Fed menaikkan proyeksi suku bunga dana federal untuk tahun 2023 menjadi 5,6% dari 5,1% pada Maret, yang menunjukkan bahwa Fed dapat melanjutkan kenaikan suku bunga setelah jeda.
Mereka menaikkan perkiraan inflasi pengeluaran konsumsi pribadi inti untuk 2023 menjadi 3,9% naik dari 3,6% pada Maret, menurut ringkasan proyeksi ekonomi yang dikeluarkan oleh FOMC.
Sementara itu, proyeksi pertumbuhan PDB riil pada tahun 2023 naik menjadi 1% pada tahun 2023 dari ekspektasi sebelumnya sebesar 0,4%, dan perkiraan tingkat pengangguran pada tahun 2023 turun menjadi 4,1% dari 4,5% pada Maret.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




