Penjualan Mobil Melesat, Multifinance Ikut Bergairah
Senin, 19 Juni 2023 | 19:10 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Penjualan kendaraan bermotor menunjukkan perbaikan pada Mei 2023, dibandingkan bulan sebelumnya yang relatif melambat. Tren tersebut membawa kabar baik bagi multifinance untuk melanjutkan penyaluran pembiayaan yang lebih agresif sampai akhir tahun ini.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil dari pabrikan ke dealer (wholesales) di bulan Mei 2023 naik 39,4% menjadi 82.097 unit dibanding bulan April, dan penjualan dari dealer ke konsumen (ritel) meningkat 20,5% mencapai 82.559 unit.
Hal ini membuat penjualan mobil periode Januari-Mei 2023 mencapai 423.404 unit atau tumbuh 6,9% secara wholesales dibandingkan periode sama tahun lalu. Secara ritel, penjualannya juga naik 10,7% menjadi 422.514 unit dibandingkan periode sama tahun 2022.
Direktur Marketing PT Buana Finance Tbk (BBLD) Herman Lesmana menyampaikan, Gaikindo telah memproyeksi penjualan 1,1 juta sampai akhir tahun ini. Penjualan periode Januari-Maret sangat baik, namun memang ada sedikit koreksi pada April 2023.
Kendati demikian, kata dia, ke depan sepanjang Juli-September banyak mobil dengan model terbaru yang akan diluncurkan. Beberapa diantaranya bahkan memiliki ticket size di bawah Rp 500 juta sehingga konsumen akan menemukan banyak pilihan.
"Ini akan mendorong minat pembelian mobil dari para konsumen. Hal tersebut secara tidak langsung akan ikut mengerek permintaan di mobil bekas, khususnya untuk segmen tertentu dan lainnya," ungkap Herman dalam Public Expose Buana Finance Tahun 2023, Senin (19/6/2023).
Menurut Herman, Buana Finance berupaya ikut serta mengoptimalkan penyaluran pembiayaan mobil baru maupun bekas. Sejumlah inisiatif strategis pun telah disiapkan untuk setidaknya mendorong realisasi penyaluran mencapai target perusahaan di semester I-2023 dan selebihnya untuk sepanjang tahun ini.
"Inisiatif strategisnya, kami meningkatkan hubungan kerja sama mitra bisnis dengan menghadirkan inovasi program. Sehingga produk pembiayaan Buana Finance tetap diutamakan dari mitra, termasuk memperkuat aspek-aspek kualitas pelayanan," jelas Herman.
Buana Finance sampai dengan kuartal I-2023 mencatat total piutang pembiayaan mencapai Rp 4,17 triliun atau tumbuh 5,31% (yoy), mencakup 99,71% dari target yang dicanangkan. Pertumbuhan ini terbilang masih tertahan, sebab target penyaluran pembiayaan baru (booking) sebesar Rp 875,55 miliar meleset dan hanya terpenuhi 91,46% atau senilai Rp 800,81 miliar.
"Pencapaian jumlah piutang pembiayaan pada 31 Maret 2023 masih sedikit di bawah target, terutama disebabkan penyaluran pembiayaan yang juga belum mencapai target yang telah ditetapkan," timpal Direktur Keuangan Buana Finance Mariana Setyadi.
Secara terpisah, Direktur Utama PT Clipan Finance Indonesia Tbk (Clipan Finance/CFIN) Harjanto Tjitohardjojo menyampaikan, kinerja bisnis perusahaan memang sempat turun pada bulan April 2023 karena libur lebaran yang panjang. Namun geliat peningkatan kembali pada Mei 2023 seiring tren penjualan kendaraan di industri otomotif.
"Data pembiayaan Clipan Finance pada Januari-Mei 2023 mencapai Rp 3,5 triliun. Proyeksi sampai dengan akhir tahun harusnya masih on track," ucap Harjanto saat dihubungi, Senin (19/6/2023).
Inisiatif strategis yang dijalankan perusahaan ke depan tidak banyak berubah. CFIN masih akan aktif ikut serta dalam penyelenggaraan acara-acara otomotif, mengoptimalkan kerja sama dengan dealer, hingga melanjutkan penetrasi menggarap nasabah korporasi dari induk perusahaan.
Clipan Finance menargetkan pembiayaan baru di tahun ini mencapai Rp 9 triliun, ditopang pembiayaan mobil baru dan bekas. Seiring perkembangan bisnis, perusahaan juga berupaya untuk menjaga kualitas aset dalam rentang moderat, dimana posisi terakhir tercatat di level 1,18% atau lebih rendah dari NPF industri multifinance sebesar 2,47% per April 2023.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB





