Pasar SUN Indonesia Tetap Kuat di Tengah Rencana Kenaikan Suku Bunga the Fed
Senin, 10 Juli 2023 | 07:36 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Harga Surat Utang Negara (SUN) di Indonesia diprediksi akan menguat hingga akhir tahun 2023. Hal ini disebabkan oleh penurunan suplai SUN yang diterbitkan pemerintah, sehingga harga SUN naik dan imbal hasil (yield) turun.
Meskipun kondisi ekonomi global belum stabil, pasar SUN Indonesia diperkirakan tetap kuat karena likuiditas perbankan yang masih tinggi dan minat investor domestik yang kuat.
"Pasar SUN Indonesia cenderung menguat walau pekan lalu sedikit melemah. Pelemahannya ini lebih karena profit taking sedangkan yield (pekan ini) masih bergerak pada rentang 6,2-6,3%," ujar Head of Fixed Income at PT Anugerah Sekuritas Indonesia Ramdhan Ario Maruto.
Investasi asing di pasar SUN menurun sejak pandemi, tetapi pemodal domestik tetap mendominasi pasar ini. Pemerintah juga membatasi penerbitan SUN saat ini, sehingga suplai terbatas dan potensi penguatan harga SUN ke depan masih besar.
"Terjadi pengurangan karena tingkat risiko menguat saat pandemi makanya mereka pindah ke US Treasury. Namun karena likuiditas dalam negeri baik, terutama perbankan, akhirnya pasar SBN terselamatkan dengan yield yang bahkan lebih kecil dari sebelum pandemi," papar Ramdhan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




