ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Dow Jones Hilang Hampir 200 Poin Terbebani Kenaikan Harga Minyak

Rabu, 6 September 2023 | 06:04 WIB
WP
WP
Penulis: Whisnu Bagus Prasetyo | Editor: WBP
Ilustrasi bursa saham AS Wall Street.
Ilustrasi bursa saham AS Wall Street. (AFP/Johannes Eisele)

New York, Beritasatu.com - Bursa AS Wall Street termasuk Dow Jones melemah pada Selasa (5/9/2023) karena terbebani lonjakan harga minyak mentah dunia.

Dow Jones Industrial Avarege kehilangan 195,74 poin (0,56%) menjadi 34.641,97, S&P 500 turun 0,42% menjadi 4.496,83, dan  komposit Nasdaq turun tipis 0,08% menjadi 14.020,95.

Harga minyak naik setelah Arab Saudi dan Rusia memperpanjang pengurangan pasokan. Minyak berjangka West Texas Intermediate melonjak lebih 1% dan sempat diperdagangkan di atas US$ 87 per barel, mencapai level tertinggi sejak November 2022.

ADVERTISEMENT

Berita tersebut mengangkat saham energi. Saham Halliburton dan Occidental Petroleum masing-masing naik lebih 2%, sedangkan EOG Resources menguat 1,8%. Kenaikan harga minyak menekan saham-saham maskapai penerbangan dan kapal pesiar, seperti American Airlines, American Airlines, United Airlines, Delta Air Lines yang kehilangan lebih dari 2%.

Sejalan dengan itu, imbal hasil obligasi Pemerintah AS atau Treasury AS juga melonjak, sehingga membebani aset-aset berisiko, seperti pasar saham. Imbal hasil Treasury tenor 10 tahun melonjak sekitar 9 basis poin menjadi 4,27%.

"Jika harga minyak naik, hal itu bisa menyebabkan inflasi," kata Co-Chief Investment Officer Truist Advisory Services, Keith Lerner.

Hal ini, kata dia, membuat pekerjaan bank sentral AS, The Fed menjadi lebih sulit.

Area lain yang terkena dampak paling parah adalah saham-saham berkapitalisasi kecil dan menengah. S&P Small Cap 600 merosot 3%, hari terburuk sejak Februari. S&P Midcap 400 ambles sekitar 2,3%, dan Russell 2000 turun 2,1%.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Penutupan Tertinggi

S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Penutupan Tertinggi

EKONOMI
Wall Street Melesat, S&P 500 Tembus ATH Baru di Atas Level 7.200

Wall Street Melesat, S&P 500 Tembus ATH Baru di Atas Level 7.200

EKONOMI
Wall Street Melemah Tertekan Harga Minyak dan Suku Bunga The Fed

Wall Street Melemah Tertekan Harga Minyak dan Suku Bunga The Fed

EKONOMI
Sentimen Perang Iran Tekan Kinerja Wall Street

Sentimen Perang Iran Tekan Kinerja Wall Street

EKONOMI
Wall Street Ditutup Melemah Imbas Gagalnya Perundingan Damai

Wall Street Ditutup Melemah Imbas Gagalnya Perundingan Damai

EKONOMI
Wall Street Melemah, Reli Nasdaq Terhenti Akibat Konflik AS Iran

Wall Street Melemah, Reli Nasdaq Terhenti Akibat Konflik AS Iran

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon