ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Indonesia-Malaysia Cari Dukungan India Lawan Diskriminasi CPO Uni Eropa

Rabu, 27 September 2023 | 16:37 WIB
FB
FB
Penulis: Faisal Maliki Baskoro | Editor: FMB
(Kiri-kanan) Sekjen Kementerian Perkebunan dan Komoditas Malaysia Dato’ Haji Mad Zaidi Mohd Karli, Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga, dan Managing Director Solidaridad Shatadru Chattopadhayay dalam konferensi pers the 2nd Sustainable Vegetable Oil Conference di Mumbai, India, Rabu 27 September 2023
(Kiri-kanan) Sekjen Kementerian Perkebunan dan Komoditas Malaysia Dato’ Haji Mad Zaidi Mohd Karli, Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga, dan Managing Director Solidaridad Shatadru Chattopadhayay dalam konferensi pers the 2nd Sustainable Vegetable Oil Conference di Mumbai, India, Rabu 27 September 2023 (Beritasatu.com/Faisal Maliki Baskoro)

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Indonesia tidak khawatir akan potensi India mengikuti langkah Uni Eropa yang melakukan diskriminasi terhadap produk kelapa sawit (crude palm oil/CPO) Indonesia dan Malaysia.

"Solidaritas pertemanan yang selama ini kami bangun dengan India sehingga kami saling mengerti, ini yang penting. Beda halnya dengan negara lain di negara-negara barat yang biased (terhadap CPO Indonesia dan Malaysia)," kata Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga di sela-sela The 2nd Sustainable Vegetable Oil Conference di Mumbai, Rabu (27/9/2023).

Indonesia dan Malaysia baru-baru ini meminta Uni Eropa menghapus kebijakan European Union Deforestastion Regulation (EUDR) yang dinilai berdampak buruk bagi produk-produk, seperti sawit dan karet.

ADVERTISEMENT

Agustus lalu, Indonesia-Malaysia dan Uni Eropa telah mementuk joint task force untuk menjembatani perbedaan pandangan soal isu sustainability dalam industri minyak kelapa sawit.

"Dengan India so far so good (tidak ada diskriminasi). Kita bersama-sama memastikan supaya perlu ada prinsip fairness. Kita tidak bisa berjuang sendiri, kita harus bersatu dalam meningkatkan hubungan dagang," kata Jerry.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Harga Referensi CPO Naik 6 Persen gara-gara Lebaran

Harga Referensi CPO Naik 6 Persen gara-gara Lebaran

EKONOMI
Purbaya Targetkan Ekonomi Kuartal II 2026 Tumbuh hingga 5,7 Persen

Purbaya Targetkan Ekonomi Kuartal II 2026 Tumbuh hingga 5,7 Persen

EKONOMI
Produsen Terbesar, Kementan Yakin Sawit RI Ramah Lingkungan

Produsen Terbesar, Kementan Yakin Sawit RI Ramah Lingkungan

EKONOMI
Dorong Kemandirian Energi Nasional, Kementan Uji B50 pada Alsintan

Dorong Kemandirian Energi Nasional, Kementan Uji B50 pada Alsintan

EKONOMI
Mendag Tegaskan Minyakita Tak Langka dan Pasokan Aman

Mendag Tegaskan Minyakita Tak Langka dan Pasokan Aman

EKONOMI
Kementan Dukung CPO Jadi Pengganti Nafta untuk Bahan Plastik

Kementan Dukung CPO Jadi Pengganti Nafta untuk Bahan Plastik

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon