Pasar Kripto Turun, Bitcoin Bertahan di Level US$ 27.000
Rabu, 11 Oktober 2023 | 08:01 WIB
Pada Agustus 2023, Amerika Serikat (AS) mencatatkan inflasi sebesar 3,7% secara tahunan (year-on-year/YoY), naik dari tingkat inflasi bulan sebelumnya sebesar 3,2% YoY. Untuk bulan September, diperkirakan inflasi tahunan AS akan mencapai 3,6% YoY, yang jika sesuai dengan ekspektasi pasar, akan menunjukkan penurunan kecil dibandingkan dengan Agustus yang sebesar 3,7% YoY.
"Data inflasi pekan ini akan memberikan petunjuk terhadap keputusan suku bunga The Fed pada bulan November. Pernyataan apa pun dari petinggi The Fed, baik yang bersifat hawkish maupun dovish, dapat menjadi panduan bagi pasar dalam menilai kebijakan moneter yang akan diambil," kata Panji.
Indikator FedWatch dari CME Group memproyeksikan peluang sebesar 11,5% bahwa The Fed akan meningkatkan suku bunga sekali lagi pada bulan November 2023. Namun, peluang untuk mempertahankan suku bunga tetap dominan, yakni sebesar 88,50%.
Dari segi industri, komunitas dan investor kripto sangat memperhatikan berita terkait Exchange Traded Fund (ETF) spot Bitcoin karena minggu depan merupakan "second deadline" untuk keputusan atas serangkaian ETF Bitcoin spot yang diajukan oleh beberapa manajer investasi.
"Persetujuan ETF Bitcoin spot ini berpotensi membuka pintu bagi masuknya uang institusional ke dalam dunia kripto. Jika disetujui oleh SEC, ini dapat berdampak positif pada pasar kripto," tambah Panji.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




