Pemerintah Datangkan 24.000 Ton Beras dari Vietnam untuk Cadangan Pangan
Kamis, 12 Oktober 2023 | 18:27 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso meninjau langsung proses pengiriman 24.000 ton beras dari Vietnam, di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Beras tersebut didatangkan dalam rangka pemenuhan cadangan pangan Indonesia hingga beberapa bulan ke depan.
"Kita mengecek kedatangan dari beras yang ditugaskan kepada Bulog. Di pelabuhan ini sedang dibongkar sekitar 24.000 ton. Sekarang ini kita lihat bersama-sama pembongkarannya. Seluruhnya berasal dari Vietnam," ucap Budi kepada wartawan pada Kamis (12/10/2023) siang.
Beras yang datang hari ini, katanya, adalah bagian dari 2 juta ton beras yang telah didatangkan ke Indonesia secara bertahap. Budi menyadari adanya penolakan impor beras dan sentimen negatif dari berbagai pihak terhadap Bulog. Budi menjelaskan bahwa impor beras ini dilakukan secara hati-hati dan dan terjamin kualitasnya.
"Kita mendatangkan ini dengan hati-hati sekali. Harus ada pemeriksaan dan jaminan bahwa kualitas beras ini sesuai dengan permintaan kita. Sampai di sini ada pemeriksaan lagi baik secara kualitas, kuantitas, keamanan, dan kesehatannya," jelasnya.
"Pemerintah mendatangkan beras dalam rangka untuk ketersediaan cadangan pangan, untuk menjamin ketersediaan dan kecukupan. Tentunya pemerintah mendatangkan dengan harga murah. Walau sekarang harga beras masih mahal, ini masih kita pelajari dan masih kita ikuti," lanjut pria yang pernah menjabat sebagai kepala bareskrim Polri ini.
Setidaknya ada 17 pelabuhan di seluruh Indonesia yang menjadi titik kedatangan kapal-kapal pembawa beras. Budi menyebut beras-beras tersebut berasal dari beberapa negara seperti Vietnam, Thailand, Myanmar, dan Pakistan.
"Beras-beras ini akan kita salurkan ke seluruh Indonesia. Hari ini yang bersamaan ada 17 pelabuhan di seluruh Indonesia yang sedang membongkar beras. Ada yang dari Thailand, Vietnam, Myanmar, dan Pakistan. Selain di Jakarta ada juga pembongkaran di Tanjung Emas Semarang," tutupnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




