ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bos Freeport: Penambangan Adalah Industri Non-Renewable, tetapi Pengelolaannya Berkelanjutan

Rabu, 25 Oktober 2023 | 06:26 WIB
MH
WP
Penulis: Mita Amalia Hapsari | Editor: WBP
Deputy Managing Editor Investor Daily Euis Hartati (kiri) bersama (ki-ka) Indonesia Mining Association (IMA) Rachmat Makassau, Presiden Director of PT Freeport Indonesia Tony Wenas, dan President Director of PT Trimegah Bangun Persada Tbk Roy Arman Arfandy, menjadi pembicara saat Session 4, Special Session 2: Mineral Resources: Backbone of Indonesia's Economy dalam acara BNI Investor Daily Summit 2023, di Taman Kota Plataran, Senayan, Jakarta, Selasa, 24 Oktober 2023.
Deputy Managing Editor Investor Daily Euis Hartati (kiri) bersama (ki-ka) Indonesia Mining Association (IMA) Rachmat Makassau, Presiden Director of PT Freeport Indonesia Tony Wenas, dan President Director of PT Trimegah Bangun Persada Tbk Roy Arman Arfandy, menjadi pembicara saat Session 4, Special Session 2: Mineral Resources: Backbone of Indonesia's Economy dalam acara BNI Investor Daily Summit 2023, di Taman Kota Plataran, Senayan, Jakarta, Selasa, 24 Oktober 2023. (Beritasatu.com/David Gita Roza)

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas menyatakan meski penambangan termasuk industri non-renewable, tetapi pengelolaannya dapat dilakukan secara berkelanjutan. 

"Cara pengelolaannya bisa berkelanjutan. Produknya tidak berkelanjutan karena dia akan berhenti suatu saat, tetapi cara pengelolaannya bisa berkelanjutan," kata Tony saat menjadi pembicara di BNI Investor Daily Summit (IDS) 2023 di Hutan Kota by Plataran, Senayan, Jakarta, Selasa (24/10/2023).

Tony menjelaskan bahwa penambangan merupakan industri ekstraktif yang mengambil sesuatu dari perut bumi, sehingg dampaknya terjadi perubahan bentang alam. "Bentang alam yang tadinya mungkin bukit akan menjadi lembah, yang tadinya datar menjadi lembah. Sebaliknya dari lembah mungkin menjadi mungkin bukit. Jadi ada perubahan bentang alam," kata dia.

ADVERTISEMENT

Tony beranggapan, pengelolaan penambangan masih bersifat berkelanjutan. Tony mencontohkan, dampak paling besar dalam industri tembaga, yaitu overburden atau lapisan batuan penutup permukaan. Overburden yang harus dipindahkan ke suatu tempat, akan menjadi bahan tak terpakai. "Kalau di overburden kami, itu sudah lebih dari 400 hektare sudah hijau, tetapi sebagai catatan bahwa overburden itu ditempatkan di dataran tinggi sekitar 3.500 meter di atas permukaan laut," ujar Tony.

Begitu pula dengan tailing atau sisa hasil tambang yang tidak berharga. Menurut Tony, jika diletakkan di tempat aman, tailing tidak akan berdampak besar di masa depan, meskipun tailing dapat berbentuk sangat halus sehingga bisa membunuh pepohonan. Namun, setelah beberapa waktu akan menimbulkan unsur hara yang berdampak menjadi penghijauan kembali.

"Kalau Freeport itu di dataran rendah dan cukup luas. Tailing ini tidak beracun, tidak berbahaya, tetapi volumenya besar. Jadi tailing itu sudah lulus uji, tetapi volumenya besar, " ujar dia.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Ratusan Anak-anak Antusias Ikuti Freeport Grassroots Tournament 2026 di Gresik

Ratusan Anak-anak Antusias Ikuti Freeport Grassroots Tournament 2026 di Gresik

SPORT
Freeport Sebut Produksi Aman di Tengah Gejolak Harga Energi

Freeport Sebut Produksi Aman di Tengah Gejolak Harga Energi

EKONOMI
Karyawan Freeport Tewas Ditembak OTK di Area Tambang Grasberg

Karyawan Freeport Tewas Ditembak OTK di Area Tambang Grasberg

NUSANTARA
Tak Hanya Perpanjang IUPK, Freeport Investasi Rp 337 T hingga 20 Tahun

Tak Hanya Perpanjang IUPK, Freeport Investasi Rp 337 T hingga 20 Tahun

EKONOMI
Freeport Indonesia Akan Ajukan Perpanjangan Izin Usaha Tahun Ini

Freeport Indonesia Akan Ajukan Perpanjangan Izin Usaha Tahun Ini

EKONOMI
Temui Gubernur Papua, Bahlil Bahas Saham Freeport

Temui Gubernur Papua, Bahlil Bahas Saham Freeport

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon