ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

The Fed picu rebound bursa saham AS

Kamis, 8 September 2011 | 08:25 WIB
MM
B
Penulis: Moh. Said Mashur | Editor: B1

The Fed proyeksikan perekonomian AS bisa tumbuh meski perlahan.

Bursa saham di Amerika Serikat [AS] akhirnya naik pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat [hari ini] setelah dalam tiga hari perdagangan terakhir mengalami tekanan jual.

Keputusan bank sentral AS [The Fed]  yang menyatakan perekonomian negeri Paman Sam itu masih bisa tumbuh menjadi pemicu kenaikan bursa.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 275,56 poin [2,47 persen] menjadi 11.414,86, sementara indeks Standart & Poor [S&P 500] naik 33,38 poin [2,86 persen] menjadi 1.198,62, dan indeks komposit teknologi Nasdaq menguat 75,11 poin [3,04 persen] menjadi 2.548,94.
 
Positifnya bursa saham di AS dipicu pengumuman The Fed yang menyatakan, perekonomian AS akan tumbuh meski perlahan-lahan. Hal ini memberi stimulus bagi investor untuk masuk ke pasar saham.
 
"Kami menilai ini lebih baik dari kondisi suram beberapa waktu lalu," kata analis teknikal saham untuk Wells Fargo Advisors, Scott Marcouiller di New York, Rabu malam, seperti dikutip AFP.
 
Selain itu, rebound-nya bursa saham tak lepas dari keputusan Mahkamah Konstitusi Jerman yang menyatakan siap melakukan bailout [dana talangan] untuk mengatasi krisis di zona Eropa. Hal ini disambut positif karena dinilai akan menyelamatkan Yunani dan negara-negara lainnya.
 
Dalam tiga hari perdagangan terakhir, indeks Dow Jones merosot sekitar empat persen di tengah kekhawatiran semakin meluasnya krisis utang Eropa dan kemungkinan resesi double-dip [ganda] di AS. "Ini sudah dapat oversold [jenuh jual] untuk jangka pendek," kata Scott.
 
Sejumlah saham yang mengalami kenaikan signifikan adalah Yahoo terkerek 5,4 persen menyusul pemecatan petingginya. Bank of America naik 7 persen paska mengumumkan perombakan tim manajemen perusahaan, termasuk pemecatan dua eksekutif puncak.

 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Penutupan Tertinggi

S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Penutupan Tertinggi

EKONOMI
Wall Street Melesat, S&P 500 Tembus ATH Baru di Atas Level 7.200

Wall Street Melesat, S&P 500 Tembus ATH Baru di Atas Level 7.200

EKONOMI
Wall Street Melemah Tertekan Harga Minyak dan Suku Bunga The Fed

Wall Street Melemah Tertekan Harga Minyak dan Suku Bunga The Fed

EKONOMI
Sentimen Perang Iran Tekan Kinerja Wall Street

Sentimen Perang Iran Tekan Kinerja Wall Street

EKONOMI
Wall Street Ditutup Melemah Imbas Gagalnya Perundingan Damai

Wall Street Ditutup Melemah Imbas Gagalnya Perundingan Damai

EKONOMI
Wall Street Melemah, Reli Nasdaq Terhenti Akibat Konflik AS Iran

Wall Street Melemah, Reli Nasdaq Terhenti Akibat Konflik AS Iran

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon