SBY Akan Perluas Akses Permodalan Petani Garam
Kamis, 5 Desember 2013 | 09:49 WIB
Sumenep - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan akan memperluas akses permodalan petani garam di Sumenep, Jawa Timur.
Perluasan akses permodalan diperlukan agar dapat meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan petani garam.
"Pemerintah akan cari solusi untuk meningkatkan kesejahteraan petani garam. Saya akan bicarakan dengan baik," kata Presiden saat berdialog dengan para petani garam di Desa Kali Anget, Sumenep, Kamis (5/12).
Saat ini, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah mengalokasikan dana Rp 23 miliar untuk kredit tanpa bunga bagi petani garam.
Presiden mengatakan garam yang menjadi simbol Pulau Madura harus dipertahankan keberadaannya. Oleh sebab itu, kesejahteraan petani menjadi prioritas.
"Soal harga, harga bisa naik, tetap, dan turun. Itu hukum ekonomi. Pemerintah akan terus berupaya agar harga dapat memberikan penghasilan layak bagi petani," katanya.
Pada kesempatan itu, Presiden secara khusus menginstruksikan Menteri Pekerjaan Umum meningkatkan kualitas infrastruktur yang selama ini menjadi topangan petani garam.
Dia mengatakan, daerah aliran sungai yang mengalami pendangkalan harus dikeruk.
"Saya akan menginstruksikan Menteri PU untuk mengeruk lahan yang dangkal. Nanti diatur mana kewajiban pemerintah provinsi dan pusat," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




