Belanja Modal Pemerintah Dikebut
Rabu, 28 Desember 2011 | 11:52 WIB
Untuk belanja modal sudah mengalami peningkatan, pada 27 Desember sudah 76,5 persen
Kementerian dan lembaga pemerintah membelanjakan 25 persen pagu belanja modal tahun ini hanya dalam 20 hari.
Menurut data Kementerian Keuangan pada tanggal 7 Desember, belanja modal yang terserap baru sebanyak 51 persen.
"Untuk belanja modal sudah mengalami peningkatan, pada 27 Desember sudah 76,5 persen," kata Menteri Keuangan Agus Martowardojo di kantor Kementerian Keuangan di Jakarta, hari ini.
Sebelumnya, Wakil Menteri Keuangan Anny Ratnawati mengatakan pola belanja modal masih terkonsentrasi di akhir tahun karena biasanya Kemenkeu sebagai bendahara negara menunggu laporan dari kementerian atau lembaga soal pengeluarannya sebelum mencairkan dana. "Namun pengerjaan fisik biasanya sudah mulai," ujarnya.
Anny juga memperkirakan belanja modal tahun ini akan terealisasi sekitar 80 persen dari pagu di APBN-P sebesar Rp 140,95 triliun.
Secara total, kata Agus, per 27 Desember belanja negara baru terealisasi Rp 1.165 triliun atau hanya 88,2 persen. Sedangkan defisit anggaran juga masih rendah, yaitu sekitar 0,64 persen.
Mantan Direktur Bank Mandiri ini berharap belanja pemerintah masih bisa lebih baik lagi sehingga defisit bisa capai 1,5 persen s.d. 1,7 persen. "Masih ada 2-3 hari lagi (sebelum tutup tahun anggaran)," ungkapnya.
Sementara untuk pertumbuhan ekonomi, Agus yakin bisa mencapai target sebesar 6,5 persen. "Kalau tidak ada halangan bisa lebih baik," pungkasnya.
Kementerian dan lembaga pemerintah membelanjakan 25 persen pagu belanja modal tahun ini hanya dalam 20 hari.
Menurut data Kementerian Keuangan pada tanggal 7 Desember, belanja modal yang terserap baru sebanyak 51 persen.
"Untuk belanja modal sudah mengalami peningkatan, pada 27 Desember sudah 76,5 persen," kata Menteri Keuangan Agus Martowardojo di kantor Kementerian Keuangan di Jakarta, hari ini.
Sebelumnya, Wakil Menteri Keuangan Anny Ratnawati mengatakan pola belanja modal masih terkonsentrasi di akhir tahun karena biasanya Kemenkeu sebagai bendahara negara menunggu laporan dari kementerian atau lembaga soal pengeluarannya sebelum mencairkan dana. "Namun pengerjaan fisik biasanya sudah mulai," ujarnya.
Anny juga memperkirakan belanja modal tahun ini akan terealisasi sekitar 80 persen dari pagu di APBN-P sebesar Rp 140,95 triliun.
Secara total, kata Agus, per 27 Desember belanja negara baru terealisasi Rp 1.165 triliun atau hanya 88,2 persen. Sedangkan defisit anggaran juga masih rendah, yaitu sekitar 0,64 persen.
Mantan Direktur Bank Mandiri ini berharap belanja pemerintah masih bisa lebih baik lagi sehingga defisit bisa capai 1,5 persen s.d. 1,7 persen. "Masih ada 2-3 hari lagi (sebelum tutup tahun anggaran)," ungkapnya.
Sementara untuk pertumbuhan ekonomi, Agus yakin bisa mencapai target sebesar 6,5 persen. "Kalau tidak ada halangan bisa lebih baik," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




