ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

"Reshuffle" Kabinet Bisa Menyasar Kementerian BUMN

Rabu, 6 Mei 2015 | 12:40 WIB
YS
B
Penulis: Yeremia Sukoyo | Editor: B1
Menteri BUMN Rini Soemarno (ketiga kiri), bersama Menteri ESDM Sudirman Said (kanan), Dirut PLN yang baru Sofyan Basir (kedua kiri) dan Komisaris Utama PLN yang baru Chandra M Hamzah (kiri) memberikan keterangan pers di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (23/12).
Menteri BUMN Rini Soemarno (ketiga kiri), bersama Menteri ESDM Sudirman Said (kanan), Dirut PLN yang baru Sofyan Basir (kedua kiri) dan Komisaris Utama PLN yang baru Chandra M Hamzah (kiri) memberikan keterangan pers di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (23/12). (Antara/Muhammad Adimaja)

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) diwacanakan akan lakukan perombakan atau reshuffle kabinet dalam waktu dekat.

Reshuffle kabinet dilakukan menyusul kurangnya kinerja sejumlah menteri, terutama kementerian yang berhubungan langsung dengan perkembangan ekonomi nasional.

‎Pengamat politik Universitas Jayabaya Igor Dirgantara menilai reshuffle kabinet Jokowi tidak signifikan jika tetap mempertahankan elite di Kementerian BUMN.

Dia menilai melemahnya perekonomian terjadi lantaran BUMN kurang mampu menopang pertumbuhan perekonomian dengan baik.

ADVERTISEMENT

"BUMN itu seharusnya menopang perekonomian nasional yang memburuk, bukan pasif atau malah ikut berpartisipasi terhadap memburuknya ekonomi nasional," kata Igor, Rabu (6/5).

Menurut Igor, Kementerian BUMN sudah seharusnya menjadi gerbong utama dalam barisan yang bisa reshuffle pemerintah. Terlebih, masalah ekonomi timbul karena Jokowi dinilai terlalu lemah menerima masukan dari tim kabinet bidang ekonomi.

"Bisa jadi karena Jokowi terpaksa membuat kebijakan-kebijakan tidak populer demi kepentingan oknum tim ekonomi yang tidak bertanggung jawab," ujarnya.

Dalam konteks inilah, menurut Igor, Kementerian BUMN dinilai juga turut bertanggung jawab karena turut mendukung kebijakan kenaikan BBM.

Dia mengatakan, seharusnya subsidi BBM bisa dialokasikan untuk pendidikan, namun ternyata diarahkan ke BUMN.‎

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Gebrakan Dudung, KSP Siap Buka Posko Pengaduan Masyarakat

Gebrakan Dudung, KSP Siap Buka Posko Pengaduan Masyarakat

NASIONAL
Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH, Presiden KSPSI: Kebanggaan Buruh

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH, Presiden KSPSI: Kebanggaan Buruh

NASIONAL
Rocky Bongkar Percakapan dengan Prabowo dan Seskab Teddy

Rocky Bongkar Percakapan dengan Prabowo dan Seskab Teddy

NASIONAL
Hadiri Reshuffle Kabinet, Rocky Gerung Singgung Sosok Jumhur Hidayat

Hadiri Reshuffle Kabinet, Rocky Gerung Singgung Sosok Jumhur Hidayat

NASIONAL
Rocky Gerung Hadiri Reshuffle Kabinet dan Salami Prabowo-Gibran

Rocky Gerung Hadiri Reshuffle Kabinet dan Salami Prabowo-Gibran

NASIONAL
Pimpin Kepala Staf Kepresidenan, Dudung Siap Percepat Program Nasional

Pimpin Kepala Staf Kepresidenan, Dudung Siap Percepat Program Nasional

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon