Hadiri Reshuffle Kabinet, Rocky Gerung Singgung Sosok Jumhur Hidayat
Senin, 27 April 2026 | 20:56 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pengamat politik Rocky Gerung mengungkap alasan kehadirannya di Istana Kepresidenan, Jakarta, saat Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle kabinet pada Senin (27/4/2026). Ia menyebut kehadirannya sebagai bagian dari representasi masyarakat sipil.
Rocky menjelaskan, dirinya hadir untuk mendampingi Mohammad Jumhur Hidayat yang dilantik sebagai menteri lingkungan hidup sekaligus kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.
Menurut Rocky, Jumhur merupakan sosok yang memiliki kapasitas dalam menangani persoalan lingkungan hidup, termasuk isu krusial seperti pengelolaan sampah. Ia juga menilai latar belakang Jumhur sebagai aktivis dan intelektual menjadi nilai tambah.
"Jumhur Hidayat itu mantan narapidana, tetapi dia seorang intelektual. Dia belajar tentang perburuhan, ekonomi, lingkungan dari ITB. Jadi, karena dia saya kenal, maka saya dampingi itu. Itu alasan saya ada di sini," kata Rocky.
Lebih lanjut, Rocky Gerung menilai penunjukan Jumhur tidak hanya berdampak pada kebijakan nasional, tetapi juga memiliki dimensi global. Menurutnya, isu lingkungan kini menjadi perhatian utama lintas negara.
Ia menyoroti meningkatnya kesadaran generasi muda terhadap pentingnya etika lingkungan di berbagai belahan dunia.
"Isu lingkungan itu isu global. Anda pergi ke mana-mana Anda bertemu dengan generasi muda, mereka akan tanya 'do you speak environmental ethics?'. Jadi itu intinya," ujarnya.
Dalam konteks politik, Rocky juga menyinggung besarnya jumlah generasi Z di Indonesia yang mencapai lebih dari 70 juta orang. Ia menilai kelompok ini memiliki perhatian besar terhadap isu lingkungan dan akan menjadi faktor penting dalam dinamika politik ke depan, termasuk Pemilu 2029.
Rocky menambahkan, sektor lingkungan hidup rentan terhadap tarik-menarik kepentingan politik dan ekonomi. Oleh karena itu, ia menegaskan akan tetap menjalankan fungsi kontrol dari masyarakat sipil.
"Saya jaminkan bahwa saya akan mensupervisi wilayah itu (lingkungan hidup) dari masyarakat sipil. Tentu saya bukan bagian dari kabinet, tetapi saya mau jaminkan bahwa masyarakat sipil akan bersama dengan Pak Jumhur, karena Pak Jumhur aktivis, dia mengerti tentang kesulitan ekonomi, dia pimpinan buruh," tegasnya.
Kehadiran Rocky Gerung dalam momen reshuffle kabinet ini pun menjadi sorotan, seiring dengan dinamika politik dan arah kebijakan lingkungan hidup di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: Belanda Berpesta Gol ke Gawang Swedia di Houston




