BRI Fasilitasi "Hedging" Korporasi US$1,85 Miliar
Rabu, 13 Mei 2015 | 21:27 WIB
Jakarta -- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk mencatat telah memberikan fasilitas hedging (lindung nilai) sebesar US$1,85 miliar.
Direktur Utama BRI Asmawi Syam menuturkan fasilitas hedging tersebut terdiri dari fasilitas untuk BUMN sebesar US$1,38 miliar dan US$475 juta untuk korporasi swasta.
"Sudah di-hedging lewat BRI sekitar US$1,85 miliar, termasuk Pertamina. Kemarin kan juga PLN sudah, mungkin nanti menyusul Garuda Indonesia dalam waktu dekat," ujar Asmawi di Jakarta, Rabu (13/5).
Direktur Keuangan BRI Haru Koesmahargyo menuturkan saat ini pihaknya tengah memproses transaksi hedging sebanyak 22 perusahaan, termasuk diantaranya terdapat sebanyak 12 BUMN. Menurut Haru, ke depan, jumlah perusahaan yang akan melakukan transaksi hedging kemungkinan akan paling banyak berasal dari swasta. Namun, dari sisi transaksi hedging menurut dia, volume transaksi kemungkinan akan didominasi oleh BUMN.
"Jadi dari segi jumlah perusahaannya, BUMNnya sedikit, tapi volumenya besar. Pertamina saja misalnya, volumenya setengah dari total fasilitas transaksi hedging yang kami berikan ke seluruh BUMN," terang dia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




