ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Jalur Pantura Timur Lumpuh, Pertamina Pastikan Pasokan Elpiji Aman

Minggu, 17 Maret 2024 | 17:41 WIB
DM
DM
Penulis: Djibril Muhammad | Editor: DM
Ilustrasi tabung gas elpiji 3 kg.
Ilustrasi tabung gas elpiji 3 kg. (Antara)

Kudus, Beritasatu.com - Pasokan elpiji untuk masyarakat di Kabupaten Kudus dan sekitarnya dipastikan tersedia dan aman, meskipun jalur Pantura Timur lumpuh akibat banjir.

Hal itu disampaikan Area Manager Communication, Relations, and Corporate Social Responsibility (CSR) Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) Pertamina Patra Niaga, Brasto Galih Nugroho melalui pesan singkat di Kudus, Minggu (17/3/2024).

"Sejak Sabtu (16/3/2024) kami mengoptimalkan pengiriman elpiji dari Rembang dan Semarang. Konsumen tidak perlu khawatir terkait pasokan elpiji ukuran 3 kilogram karena sedang dilakukan upaya pemulihan," katanya.

Galih mengaku, sebelumnya, terdapat kondisi cuaca dan gelombang tinggi sehingga kapal pengangkut elpiji tidak bisa sandar di temporary supply point (TSP) LPG Rembang pada Rabu (13/3/2024).

ADVERTISEMENT

Selain kapal terlambat sandar ke TSP LPG karena cuaca buruk, penyaluran juga dilakukan dari Semarang dan Gresik, tetapi terkendala banjir di Semarang sehingga penyaluran elpiji 3 kg belum optimal.

"Banjir di Semarang sudah surut, kapal berhasil sandar di TSP pada Sabtu (16/3/2024)," ujar Galih.

Berdasarkan informasi Badan Metrologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gelombang tinggi yang terjadi di perairan Laut Jawa akibat  kemunculan tiga bibit siklon tropis secara bersamaan yang mampu meningkatkan potensi awan hujan, kecepatan angin, dan ketinggian gelombang laut, di sekitar Jawa Tengah.

"Agen elpiji bersubsidi kemudian melakukan pengaturan penyaluran elpiji 3 kg ke pangkalan," ucap Galih.

Dia memaparkan, parameter ketersediaan elpiji 3 kg adalah di pangkalan, bukan kios atau warung.

"Perlu dicatat bahwa pangkalan elpiji 3 kg minimal 80 persen elpiji subsidi dijual ke konsumen akhir. Tidak menutup kemungkinan 100 persen elpiji 3 kg disalurkan pangkalan langsung ke konsumen akhir," tuturnya.

Sesuai surat Direktur Jenderal Migas Nomor T-190/MG.05/DJM/2023 tanggal 8 Januari 2023 perihal Kewajiban Penyediaan dan Pendistribusian LPG Tabung 3 Kg, pangkalan diwajibkan mendistribusikan minimal 80 persen elpiji subsidi langsung kepada konsumen akhir mulai 1 Maret 2023.

Sebelumnya, kata dia, peruntukan untuk konsumen akhir minimal 70 persen. Perubahan komposisi tersebut untuk memastikan distribusi komoditas bersubsidi lebih banyak dijual di tingkat pangkalan elpiji 3 kg terhadap konsumen akhir.

"Elpiji 3 kg sejatinya untuk rumah tangga, usaha mikro, petani sasaran, dan nelayan sasaran. Untuk rumah tangga menengah ke atas dan usaha di atas level mikro, kami imbau menggunakan elpiji non-subsidi," beber Galih.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Banjir Kudus Meluas, Jalan Alternatif Kudus-Pati Terendam

Banjir Kudus Meluas, Jalan Alternatif Kudus-Pati Terendam

JAWA TENGAH
Banjir Kudus: Tanggul Sungai Jawik Jebol, 250 Keluarga Terdampak

Banjir Kudus: Tanggul Sungai Jawik Jebol, 250 Keluarga Terdampak

JAWA TENGAH
3 Pekan, Banjir Kudus Mulai Surut

3 Pekan, Banjir Kudus Mulai Surut

JAWA TENGAH
Masuk Rumah, Ular Sanca 4 Meter Mangsa Ayam Warga Kudus Seusai Banjir

Masuk Rumah, Ular Sanca 4 Meter Mangsa Ayam Warga Kudus Seusai Banjir

JAWA TENGAH
Ancaman Hujan di Hulu Bayangi Banjir Kudus dan Pati

Ancaman Hujan di Hulu Bayangi Banjir Kudus dan Pati

JAWA TENGAH
Banjir 2 Pekan Tak Surut, Jalan Kampung Kudus Berlumut dan Licin

Banjir 2 Pekan Tak Surut, Jalan Kampung Kudus Berlumut dan Licin

JAWA TENGAH

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon