Jelang Lebaran, Stok Penukaran Uang Baru BI Kediri Naik Jadi Rp 4,8 Triliun
Senin, 25 Maret 2024 | 15:02 WIB
Kediri, Beritasatu.com - Bank Indonesia (BI) Kediri, Jawa Timur, memastikan stok atau ketersediaan uang pecahan baru cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pada Lebaran tahun ini.
Kepala BI Kediri, Moch Choirur Rofiq mengatakan telah menyediakan kebutuhan uang pecahan baru tersebut sebanyak Rp 4,8 triliun di 70 titik di perbankan wilayah BI Kediri, yakni eks Keresidenan Kediri dan eks Keresidenan Madiun di 13 kabupaten/kota.
Jumlah penukaran uang baru itu terhitung meningkat 7% dibanding tahun sebelumnya sebanyak Rp 4,5 triliun.
"Persediaan uang ini kita perkirakan bisa mencukupi untuk kegiatan transaksi masyarakat selama Ramadan, dan Lebaran nanti," kata Choirur, seusai menghadiri penukaran uang di GOR Jayabaya, Senin (25/3/2024
Choirur menyebut, peningkatan perekonomian menjadi pertimbangan Bank Indonesia Kediri untuk menambah penyediaan uang baru pada tahun ini. Ia menjelaskan, perekonomian Indonesia naik sejumlah 5% pada tahun 2023, lalu.
Maka, pihaknya juga memperkirakan kegiatan perekonomian masyarakat tahun ini juga akan meningkat dibanding tahun sebelumnya.
"Tahun lalu perekonomian Indonesia meningkat 5 persen," jelasnya.
Lanjut dia, penukaran uang baru pada tahun ini ditetapkan pembatasan jumlah penukaran sebesar Rp 4.000.000 per orang. Jumlah itu, kata dia, juga mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp 3.800.000 per orang.
"Jadi masyarakat bisa menukarkan per pak Rp 4.000.000 yaitu uang Rp 50.000 sebanyak Rp 1.000.000, Rp 20.000 sebanyak Rp 1.000.000, Rp 10.000 sebanyak Rp 400.000 Rp 500.000 sebanyak Rp 400.000, Rp 2.000 Rp 200.000. Jadi totalnya Rp 4.000.000," jelasnya.
Sementara itu, salah satu warga asal Jombang, Karin mengatakan, penukaran uang baru ini digunakan sebagai kebutuhan berbagi selama lebaran.
"Untuk berbagi kepada saudara selama Lebaran. Saya tadi tukar Rp 3.000.000," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




