ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Waspada Uang Palsu, Polres Kudus Sisir Jasa Penukaran di Jalanan

Kamis, 5 Maret 2026 | 16:38 WIB
J
IC
Penulis: Jamaah | Editor: CAH
Ilustrasi uang palsu.
Ilustrasi uang palsu. (Beritasatu.com)

Kudus, Beritasatu.com - Menjelang Hari Raya Idulfitri, jasa penukaran uang baru mulai menjamur di pusat keramaian Kota Kudus, Jawa Tengah. Guna mengantisipasi peredaran uang palsu (upal), Tim Satuan Samapta Polres Kudus menggelar patroli intensif dengan menyisir para penyedia jasa penukaran uang di pinggir jalan, Kamis (5/3/2026).

Dengan mengendarai sepeda motor, petugas menyisir sepanjang Jalan Sunan Kudus hingga kawasan Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus. Petugas memeriksa satu per satu lapak jasa penukaran uang guna memastikan lembaran rupiah yang ditawarkan kepada masyarakat adalah asli.

Kasat Samapta Polres Kudus AKP Noor Alifi, menjelaskan patroli ini bertujuan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang ingin menukarkan uang untuk kebutuhan Lebaran. Selain melakukan pengecekan fisik, petugas juga memberikan edukasi mengenai cara membedakan uang asli dan palsu melalui metode dilihat, diraba, dan diterawang (3D).

ADVERTISEMENT

"Kegiatan ini dilakukan untuk meminimalisir peredaran uang palsu. Kehadiran kami di lapangan adalah untuk memastikan masyarakat aman, tidak tertipu, dan tidak menemukan uang palsu saat bertransaksi," ujar AKP Noor Alifi.

Lebih lanjut, pihak kepolisian juga memberikan peringatan keras kepada para penyedia jasa penukaran uang agar bekerja dengan jujur. Petugas meminta mereka tidak menyelipkan uang palsu di antara tumpukan uang baru maupun mengurangi jumlah lembaran uang yang ditukarkan.

Fenomena jasa penukaran uang di pinggir jalan memang rutin terjadi setiap biasanya mulai dua pekan menjelang Lebaran. Banyak warga yang memilih jasa ini karena dianggap lebih praktis dan tidak perlu mengantre lama di bank.

Uang baru dengan pecahan kecil seperti Rp 2.000, Rp 5.000, hingga Rp 10.000 biasanya diborong warga untuk dibagikan sebagai kepada sanak saudara dan anak-anak saat silaturahmi Idulfitri nanti.

Wulan Novianti, salah seorang penyedia jasa tukar uang, mengaku menyambut baik kehadiran polisi di lapaknya. Menurutnya, keberadaan petugas memberikan perlindungan bagi mereka dari potensi tindak kejahatan.

"Bagus ada anggota polisi turun mengecek. Selain mengecek keaslian uang, kami juga diingatkan untuk waspada. Jika ada orang yang gerak-geriknya mencurigakan, kami diminta segera melapor," kata Wulan.

Polres Kudus berencana akan terus menggelar patroli Kamtibmas secara rutin hingga hari raya tiba. Fokus pengamanan tidak hanya pada peredaran uang palsu, tetapi juga mengantisipasi tindak kriminalitas lainnya seperti jambret atau perampokan di pusat-pusat perbelanjaan dan titik keramaian kota.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Catat! BI Majukan Jadwal Pemesanan Penukaran Uang di Jawa

Catat! BI Majukan Jadwal Pemesanan Penukaran Uang di Jawa

EKONOMI
Ekonomi Membaik, BI Tambah Penukaran Uang Lebaran Rp 185 Triliun

Ekonomi Membaik, BI Tambah Penukaran Uang Lebaran Rp 185 Triliun

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon