ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Grup Rumah Sakit Siloam Catat Pertumbuhan Berkelanjutan, Ini Strateginya

Selasa, 26 Maret 2024 | 17:27 WIB
H
H
Penulis: Herman | Editor: HE
Rumah sakit Siloam
Rumah sakit Siloam (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Pada tahun buku 2023, grup RS Siloam berhasil mempertahankan pertumbuhan dengan menerapkan strategi lima tahun yang telah menghasilkan transformasi pada payer mix, optimalisasi perluasan jaringan, peningkatan kemampuan perawatan klinis yang memiliki kompleksitas tinggi, peningkatan kualitas pada layanan dan perjalanan pasien, serta transformasi dalam layanan kesehatan digital.

Private payer mix memberi kontribusi hingga 82% terhadap total pendapatan. Sekitar 50% adalah private payer dari klien asuransi dan korporat. Untuk pendapatan dari BPJS Kesehatan sebesar 18%, sedangkan ARPOB atau average revenue per occupied beds tetap stabil sekitar  Rp 3,3 miliar.

"Pada 2023, Siloam telah mencapai hasil yang baik dan menetapkan standar baru untuk pelayanan di industri kesehatan," kata Presiden Direktur Siloam Benny Haryanto dalam keterangan resminya, dikutip Selasa (26/3/2024).

ADVERTISEMENT

Benny menyampaikan, Siloam melayani lebih dari 4 juta pasien rawat jalan pada 2023. Untuk jumlah pasien rawat inap dan hari rawat inap lebih dari 302.000 pasien dan lebih dari 930.000 hari, masing-masing tumbuh 25,6% dan 15,5% dibandingkan tahun sebelumnya.

Siloam juga berhasil meningkatkan cakupan dan kompleksitas layanannya melalui investasi dalam pengembangan program klinis. ARPD atau average revenue per patient days dari beberapa program klinis kompleksitas tinggi, seperti onkologi dan bedah onkologi, kardiologi dan bedah jantung, gastroenterologi dan bedah ortopedi, neurologi dan bedah saraf  terus meningkat dan berkontribusi sekitar 38% terhadap pendapatan bruto. Sementara itu, pusat transplantasi ginjal perusahaan juga berhasil melakukan lebih dari 315 transplantasi ginjal.

Strategi ekspansi yang dilakukan perseroan melalui pembukaan satu hingga dua rumah sakit baru setiap tahun. Pada 2023, hampir 4.000 tempat tidur dioperasikan dengan tingkat okupansi keseluruhan sebesar 65%.

Siloam telah banyak berinvestasi untuk digitalisasi layanan, mulai dari pendaftaran dan check-in, membuat janji, portal pembayaran, farmasi, dan rekam medis sudah terintegrasi sistem informasi rumah sakit. Inovasi ini berhasil meningkatkan kinerja dokter, serta waktu tunggu yang lebih singkat. Sementara itu, tingkat adopsi electronic medical record (EMR) mencapai lebih dari 97%.

Dengan berbagai inovasi yang dilakukan, terjadi penurunan rata-rata waktu tunggu pasien sebesar 27%. Siloam juga terus mengembangkan sistem masukan pasien secara digital. Pada 2023, dengan lebih dari 80% keluhan berhasil diselesaikan dalam waktu 2 jam.

Sementara itu, investasi Siloam di aplikasi MySiloam dan situs web juga menunjukkan hasil yang signifikan. Jumlah kunjungan situs web lebih dari 12 juta, sedangkan aplikasi MySiloam telah diunduh lebih dari 2,5 juta kali. Saluran digital tersebut menyumbang sekitar 21% dari total kunjungan pasien rawat jalan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Akuisisi hingga Ekspansi Jadi Upaya Siloam Perkuat Layanan Kesehatan

Akuisisi hingga Ekspansi Jadi Upaya Siloam Perkuat Layanan Kesehatan

EKONOMI
3.304 Wanita Ikut USG Kanker Payudara Gratis, Siloam Raih Rekor Muri

3.304 Wanita Ikut USG Kanker Payudara Gratis, Siloam Raih Rekor Muri

JAWA TENGAH

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon