Ribuan Warga Malang Rela Antre untuk Tukar Uang Baru Sejak Dini Hari
Kamis, 28 Maret 2024 | 15:41 WIB
Malang, Beritasatu.com - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang, Jawa Timur, membuka penukaran uang baru terpadu dengan sejumlah perbankan di Kota Malang. Ribuan warga mengantre sejak dini hari di Gedung Kartini, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jawa Timur demi mendapatkan nomor antrean penukaran uang pecahan baru untuk Lebaran.
Mia, salah seorang warga mengaku datang ke Gedung Kartini untuk menukar uang sejak pukul 02.00 WIB. Ia mengaku tidak masalah, sebab sudah menjadi budaya bisa menukar uang baru.
"Saya antre sejak pukul 02.00 WIB, dapat nomor tiga, soalnya ini tradisi dari tahun ke tahun kalau Lebaran pakai uang baru. Jadi kalau pakai uang lama kurang sreg," kata Mia kepada Beritasatu.com, Kamis (28/3/2024).
Jola, warga lainnya juga mengaku sudah antre sejak pukul 02.00 WIB. Uang baru yang telah didapatkannya itu akan diberikan untuk THR. "Rencananya untuk THR," ujar Jola.
Susilowati, warga lainnya mengaku ia sudah antre sejak pukul 03.00 WIB. Ia bahkan sahur di lokasi ini, karena tidak ingin telat mendapatkan nomor antrean.
"Tadi saya tukar Rp 3,7 juta ini untuk dibagikan ke saudara dan tetangga. Tadi datang pukul 03.00 WIB dan dapat nomor 14. Jadinya tadi sahur di tempat ini," kata Susilowati yang masih menggendong bayinya itu.
Sementara, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang Febrina menjelaskan dalam kegiatan penukaran uang pecahan baru ini, pihaknya menyediakan kuota sebanyak 3.000 kartu. Setiap warga bisa menukar uang pecahan baru dengan total Rp 3,8 juta masing-masing satu bundel uang pecahan Rp 20.000, Rp 10.000, Rp 5.000 hingga Rp 2.000 dan Rp 1.000
Ia menambahkan BI menyediakan uang pecahan baru sebesar Rp 11,4 miliar dalam kegiatan ini. Selain dari BI Malang, nantinya juga masih ada sejumlah perbankan lain yang turut serta berkontribusi selama proses penukaran uang pecahan baru ini.
"Jadi kuota yang disiapkan 3.000 masing-masing nominal Rp 3,8 juta dengan berbagai pecahan. Kami juga sediakan outlet di perbankan mulai 1-4 April 2024. Habis THR, jadi mulai menukarkan uang," ungkapnya.
Dirinya menjelaskan untuk realisasi penukaran hingga kini masih dalam proses rekapitulasi. Namun, dari realisasi tahun lalu, ada Rp 4,6 triliun uang pecahan baru yang beredar di masyarakat saat Ramadan dan menjelang Idulfitri. Diperkirakan, realisasi di 2024 ini juga mendekati angka tersebut.
Secara total, BI Malang menyediakan sekitar Rp 4,69 triliun untuk seluruh daerah di wilayah kerja BI Malang, yakni Malang Raya, Pasuruan serta Probolinggo.
Untuk mendapatkan pelayanan penukaran itu, masyarakat membawa KTP untuk dilakukan scan data. Satu KTP hanya bisa dilakukan satu kali penukaran.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




