BPS: Konflik Iran Israel Tidak Berdampak Besar ke Neraca Perdagangan Indonesia
Senin, 22 April 2024 | 16:26 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan konflik Iran-Israel tidak akan berdampak besar ke perekonomian Indonesia. Jika dilihat kinerja ekspor impor dua negara ini tidak memiliki kontribusi besar ke neraca perdagangan Indonesia.
Perdagangan dengan Iran dan Israel didominasi komoditas nonmigas dengan total nilai perdagangan yang relatif kecil.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, selama 2023 total nilai perdagangan ke Iran sebesar US$ 206,85 juta atau 1,08% terhadap total nilai perdagangan dengan Timur Tengah.
Dengan rincian, nilai ekspor Indonesia ke Iran hanya mencapai US$ 195,13 juta atau sekitar 2,15% terhadap total ekspor Indonesia ke Timur Tengah. Komoditas utama ekspor ke Iran adalah buah-buahan, kendaraan dan bagiannya, serta berbagai produk kimia.
Sementara itu, nilai impor mencapai US$ 11,72 juta atau kira-kira 0,12% terhadap total impor dari Timur Tengah. Tiga komoditas yang diimpor adalah buah-buahan, bahan bakar mineral, dan bahan kimia organik.
"Dengan demikian Indonesia mengalami surplus neraca perdagangan dengan Iran sekitar US$ 183,41 juta," ucap Amalia dalam konferensi pers di kantor BPS pada Senin (22/4/2024).
Sementara itu, total nilai perdagangan dengan Israel selama 2023, yaitu US$ 187,70 juta atau 0,98% terhadap total nilai perdagangan dengan Timur Tengah. Nilai ekspor Indonesia ke Israel mencapai US$ 165,77 juta atau hanya 1,83% dari total ekspor ke Timur Tengah.
Komoditas utama yang diekspor ke Israel adalah lemak dan minyak hewan/nabati, alas kaki, serta mesin dan perlengkapan elektrik dan bagiannya.
Pada saat yang sama impor dari Israel sebesar US$ 21,93 juta atau 0,22% terhadap total impor dari Timur Tengah. Komoditas utama yang diimpor adalah mesin dan peralatan mekanis serta bagiannya, perkakas dan peralatan dari logam tidak mulia, serta mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




