ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Lawan Serangan AS-Israel, Iran Siapkan Gugatan Internasional

Kamis, 23 April 2026 | 07:16 WIB
HH
HH
Penulis: Harumbi Prastya Hidayahningrum | Editor: HP
Pekerja dan warga menyelamatkan korban dari reruntuhan sekolah berisi siswa perempuan yang menjadi sasaran serangan Israel dan Amerika Serikat di Minab, Iran pada Sabtu 28 Februari 2026.
Pekerja dan warga menyelamatkan korban dari reruntuhan sekolah berisi siswa perempuan yang menjadi sasaran serangan Israel dan Amerika Serikat di Minab, Iran pada Sabtu 28 Februari 2026. (Mehr News Agency via AP/Abbas Zakeri)

Teheran, Beritasatu.com - Pemerintah Iran mulai menyusun langkah hukum internasional terkait serangan yang disebut dilakukan oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap pusat-pusat ilmiah di negara tersebut.

Kantor berita semi-resmi Iran, Mehr News, melaporkan Teheran saat ini tengah mendokumentasikan berbagai serangan yang terjadi, sekaligus mengumpulkan bukti untuk diajukan ke forum internasional.

Wakil Presiden Iran untuk Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Ekonomi Berbasis Pengetahuan, Hossein Afshin menyampaikan proses penyusunan kasus hukum ini dilakukan melalui Departemen Urusan Hukum Kepresidenan.

ADVERTISEMENT

Berbicara dalam kunjungannya ke Universitas Shahid Beheshti di Teheran, Afshin menegaskan langkah ini merupakan bagian dari upaya mempertanggungjawabkan serangan terhadap fasilitas ilmiah.

Menurut pemerintah Iran, lebih dari 20 universitas mengalami kerusakan sejak konflik berlangsung. Selain itu, kalangan akademisi juga dilaporkan menjadi sasaran dalam serangan tersebut.

Afshin menilai, serangan terhadap institusi pendidikan tinggi tidak hanya berdampak pada infrastruktur fisik, tetapi juga memiliki implikasi jangka panjang terhadap pembangunan negara.

“Serangan terhadap infrastruktur ilmiah dan universitas bukan hanya serangan terhadap properti dan peralatan, tetapi juga serangan terhadap fondasi produksi pengetahuan, pelatihan sumber daya manusia yang terampil, dan masa depan pembangunan negara,” ujarnya, seperti dikutip dari Mehr News, Kamis (23/4/2026).

Ia menambahkan, pemerintah Iran saat ini tengah mengumpulkan berbagai dokumen penting sebagai bagian dari proses hukum. Dokumen tersebut meliputi laporan teknis, keterangan ahli, serta bukti lapangan yang akan digunakan untuk memperkuat gugatan.

Seluruh bukti itu nantinya akan disampaikan melalui jalur hukum yang tersedia kepada lembaga internasional yang berwenang.

Langkah ini menandai eskalasi baru dalam respons Iran terhadap konflik yang berlangsung, sekaligus menunjukkan upaya Teheran untuk membawa isu tersebut ke ranah hukum internasional.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Saat Pelayaran Kapal Mulai Pulih

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Saat Pelayaran Kapal Mulai Pulih

EKONOMI
Iran Umumkan Aturan Baru bagi Kapal yang Ingin Melintasi Selat Hormuz

Iran Umumkan Aturan Baru bagi Kapal yang Ingin Melintasi Selat Hormuz

INTERNASIONAL
Kesepakatan Damai Iran-AS: Akivitas Selat Hormuz Meningkat Bertahap

Kesepakatan Damai Iran-AS: Akivitas Selat Hormuz Meningkat Bertahap

INTERNASIONAL
Pentagon Diduga Tutup Laporan Serangan Mematikan di Sekolah Iran

Pentagon Diduga Tutup Laporan Serangan Mematikan di Sekolah Iran

INTERNASIONAL
Iran Tak Pungut Biaya Lewati Selat Hormuz dalam 60 Hari

Iran Tak Pungut Biaya Lewati Selat Hormuz dalam 60 Hari

INTERNASIONAL
5 Poin Esensial dalam Memorandum Damai AS-Iran

5 Poin Esensial dalam Memorandum Damai AS-Iran

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon