BPS Sebut Tahun Ajaran Baru Picu Biaya Pendidikan Alami Inflasi
Kamis, 1 Agustus 2024 | 15:54 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Indonesia mengalami deflasi sebesar 0,18% secara bulanan pada Juli 2024. Deflasi Juli untuk ketiga kalinya sepanjang 2024 dan lebih dalam dari deflasi Juni.
Plt Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan, meski mengalami deflasi pada Juli 2024, sejumlah komponen mengalami inflasi. Salah satunya kelompok pendidikan yang menjadi pendorong inflasi pada Juli 2024.
Kelompok pendidikan mengalami inflasi 0,69% dan memberikan andil inflasi sebesar 0,04% terhadap inflasi umum. Inflasi tersebut, dia, disebabkan dimulainya tahun ajaran baru.
“Data historis memperlihatkan permulaan tahun ajaran baru sering menjadi pendorong inflasi pada kelompok ini,” kata dia saat konferensi pers virtual di Jakarta, Kamis (1/8/2024).
Adapun komoditas penyumbang inflasi pada kelompok ini adalah biaya SD, biaya SMP, dan biaya SMA yang masing-masing menyumbang andil inflasi sebesar 0,01%. "Berdasarkan data historis, kelompok pendidikan ini berpotensi memberikan andil terhadap inflasi dalam 2 bulan ke depan," ucap Amalia.
Diketahui, pada Juli 2024 Indonesia mengalami deflasi secara bulanan dengan penurunan indeks harga konsumen dari 106,28 pada Juni 2024 menjadi 106,09 pada Juli 2024. Secara tahunan, Indonesia mengalami inflasi sebesar 2,13% dan secara tahun kalender (year to date/ytd) terjadi inflasi sebesar 0,89%.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




