Kata Sri Mulyani Soal Anggaran IKN Masih Masuk APBN 2025
Senin, 5 Agustus 2024 | 23:53 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati buka suara terkait kemungkinan anggaran pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang masuk dalam rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara (RAPBN) 2025.
Ditemui seusai rapat terbatas penyusunan RAPBN 2025 di Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin (5/8/2024), Sri mengaku masih menunggu final kebijakan substansial yang akan dituangkan ke nota keuangan.
"Kan APBN-nya sedang disusun. Jadi nanti ya yang untuk beberapa final kebijakan-kebijakan yang substansial baik dari sisi penerimaan negara dan belanja, nanti kita akan tuangkan di dalam nota keuangan. Jadi tolong bersabar sedikit ya," imbuhnya.
Sri mengatakan, RAPBN 2025 telah dibahas secara final bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan presiden terpilih Prabowo Subianto. Ia menyebut, pembahasan RAPBN 2025, juga melihat dari lingkungan makro ekonomi, baik dari sisi domestik dan global.
"Untuk itu, kami hari ini sudah mendapatkan persetujuan dari presiden dan presiden terpilih mengenai situasi makro yang kita baca yang memengaruhi APBN 2025. Pertumbuhan ekonomi, inflasi, suku bunga dari surat berharga negara 10 tahun, nilai tukar rupiah, harga minyak dalam hal ini dan lifting minyak serta lifting gas. Itu yang sudah dibahas dengan DPR, kami laporkan dan tadi juga mendapatkan beberapa arahan yang nanti finalnya disampaikan Bapak Presiden pada 16 Agustus," bebernya.
Terkait APBN 2025, Sri memastikan posturnyatidak mengalami banyak deviasi, sesuai dengan pembahasan dengan DPR. Ia memastikan, salah satu program prioritas presiden terpilih Prabowo Subianto, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG) telah masuk dalam postur APBN 2025.
"Sesuai dengan arahan Bapak Presiden saat ini yaitu Presiden Jokowi bahwa APBN 2025 menampung program-program prioritas yang sudah disampaikan oleh pemerintahan presiden terpilih. Jadi kami mulai menghitung untuk program-program yang sering disebut seperti makanan bergizi gratis, kemudian juga beberapa program inisiatif baru yang sekarang ini sedang difinalkan dengan tim dari presiden terpilih. Ini sudah masuk di dalam postur APBN 2025," ungkapnya.
Sri mengatakan, Jokowi dan Prabowo telah mengarahkan anggaran program tersebut mencapai Rp 71 triliun. Namun, ia enggan menjelaskan secara tinci terkait kebutuhan anggaran tersebut.
"Sampai saat ini yang kita sudah mendapatkan arahan dari presiden saat ini dan presiden terpilih adalah total anggaranya Rp 71 triliun. Mengenai detailnya nanti adalah Bapak Presiden terpilih terus melakukan persiapan dengan timnya untuk pelaksanaannya," ujarnya.
Selain memfinalkan arahan dari presiden maupun presiden terpilih untuk RAPBN 2025, dalam rapat kali ini, juga membahas beberapa kebijakan di 2024 dalam rangka untuk menjaga pemulihan dan pertumbuhan ekonomi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




