ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pemilihan Anindya Bakrie Dianggap Tidak Sah, Kadin Indonesia Bakal Gelar Pernyataan Sikap

Sabtu, 14 September 2024 | 19:13 WIB
MS
AD
Penulis: Monique Handa Shafira | Editor: AD
Anindya Novyan Bakrie menerima pataka Kadin Indonesia setelah terpilih secara aklamasi menjadi ketua umum Kadin Indonesia periode 2024-2029.
Anindya Novyan Bakrie menerima pataka Kadin Indonesia setelah terpilih secara aklamasi menjadi ketua umum Kadin Indonesia periode 2024-2029. (Instagram/@anindyabakrie)

Jakarta, Beritasatu.com - Dewan Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia buka suara soal Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Kadin 2024 di Hotel St Regis, Jakarta, Sabtu (14/9/2024). Dalam Munaslub Kadin 2024 ini, Anindya Bakrie menggantikan posisi Arsjad Rasjid sebagai ketua umum Kadin Indonesia.

Kadin Indonesia menegaskan, pemilihan Anindya Bakrie sebagai ketua umum Kadin Indonesia tidak sah dan menyalahi syarat dan ketentuan dalam AD/ART maupun peraturan organisasi Kadin Indonesia.

“Menyikapi Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Kadin Indonesia 2024 pada Sabtu, 14 September 2024, di Jakarta. Acara itu diselenggarakan dengan mengabaikan syarat dan ketentuan dalam AD/ART maupun peraturan organisasi Kadin Indonesia, Dewan Pengurus Kadin Indonesia menegaskan bahwa munaslub tersebut tidak sah,” tulis keterangan resmi diterima Beritasatu.com, Sabtu (14/9/2024).

ADVERTISEMENT

Sehubungan dengan itu, dewan pengurus Kadin Indonesia bersama sejumlah ketua umum Kadin provinsi akan memberikan pernyataan sikap di Menara Kadin, Jakarta, Minggu (15/9/2024).

Pernyataan sikap ini turut dihadiri Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid, dan Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Organisasi, Hukum dan Komunikasi Kadin Indonesia Yukki Nugrahawan Hanafi.

Selanjutnya, turut hadir Wakil Ketua Umum Bidang Hukum dan HAM, Dhaniswara K Harjono, perwakilan anggota luar biasa Kadin Indonesia, dan 21 ketua umum Kadin provinsi yang menolak munaslub tersebut.

Adapun sebanyak 21 dari 35 Kadin provinsi juga telah menyatakan penolakan terhadap munaslub tersebut, yang dianggap mengancam keharmonisan organisasi Kadin di seluruh Indonesia, sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun perekonomian yang inklusif dan berkelanjutan.

Penolakan tersebut disampaikan oleh dewan pengurus Kadin provinsi yang tersebar di seluruh Indonesia, antara lain Provinsi Bengkulu, DI Yogyakarta, Jakarta, Gorontalo, Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Kemudian, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Maluku, Maluku Utara, NTT, Papua, Papua Barat, Riau, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, dan Papua Barat Daya.

“Dewan pengurus Kadin Gorontalo menyepakati tetap mendukung kepemimpinan Arsjad Rasjid sebagai ketua umum Kadin Indonesia sampai dengan masa bakti 2026," ucap Ketua Umum Kadin Gorontalo, Muhalim Djafar Litty dalam keterangan resmi, Jakarta, Sabtu (14/9/2024).

"Selain itu, berdasarkan AD/ART, Kadin Indonesia tidak mengenal munaslub atau pergantian antarwaktu selama ketua umum terpilih tidak melanggar atau menyatakan mengundurkan diri,” sambung Muhalim.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Penyebab Utama Bisnis Keluarga Jarang Berhasil, Kadin Beri Solusi

Penyebab Utama Bisnis Keluarga Jarang Berhasil, Kadin Beri Solusi

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon