Pemilihan Anindya Bakrie Dianggap Tidak Sah, Kadin Indonesia Bakal Gelar Pernyataan Sikap
Sabtu, 14 September 2024 | 19:13 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Dewan Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia buka suara soal Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Kadin 2024 di Hotel St Regis, Jakarta, Sabtu (14/9/2024). Dalam Munaslub Kadin 2024 ini, Anindya Bakrie menggantikan posisi Arsjad Rasjid sebagai ketua umum Kadin Indonesia.
Kadin Indonesia menegaskan, pemilihan Anindya Bakrie sebagai ketua umum Kadin Indonesia tidak sah dan menyalahi syarat dan ketentuan dalam AD/ART maupun peraturan organisasi Kadin Indonesia.
“Menyikapi Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Kadin Indonesia 2024 pada Sabtu, 14 September 2024, di Jakarta. Acara itu diselenggarakan dengan mengabaikan syarat dan ketentuan dalam AD/ART maupun peraturan organisasi Kadin Indonesia, Dewan Pengurus Kadin Indonesia menegaskan bahwa munaslub tersebut tidak sah,” tulis keterangan resmi diterima Beritasatu.com, Sabtu (14/9/2024).
Sehubungan dengan itu, dewan pengurus Kadin Indonesia bersama sejumlah ketua umum Kadin provinsi akan memberikan pernyataan sikap di Menara Kadin, Jakarta, Minggu (15/9/2024).
Pernyataan sikap ini turut dihadiri Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid, dan Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Organisasi, Hukum dan Komunikasi Kadin Indonesia Yukki Nugrahawan Hanafi.
Selanjutnya, turut hadir Wakil Ketua Umum Bidang Hukum dan HAM, Dhaniswara K Harjono, perwakilan anggota luar biasa Kadin Indonesia, dan 21 ketua umum Kadin provinsi yang menolak munaslub tersebut.
Adapun sebanyak 21 dari 35 Kadin provinsi juga telah menyatakan penolakan terhadap munaslub tersebut, yang dianggap mengancam keharmonisan organisasi Kadin di seluruh Indonesia, sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun perekonomian yang inklusif dan berkelanjutan.
Penolakan tersebut disampaikan oleh dewan pengurus Kadin provinsi yang tersebar di seluruh Indonesia, antara lain Provinsi Bengkulu, DI Yogyakarta, Jakarta, Gorontalo, Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
Kemudian, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Maluku, Maluku Utara, NTT, Papua, Papua Barat, Riau, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, dan Papua Barat Daya.
“Dewan pengurus Kadin Gorontalo menyepakati tetap mendukung kepemimpinan Arsjad Rasjid sebagai ketua umum Kadin Indonesia sampai dengan masa bakti 2026," ucap Ketua Umum Kadin Gorontalo, Muhalim Djafar Litty dalam keterangan resmi, Jakarta, Sabtu (14/9/2024).
"Selain itu, berdasarkan AD/ART, Kadin Indonesia tidak mengenal munaslub atau pergantian antarwaktu selama ketua umum terpilih tidak melanggar atau menyatakan mengundurkan diri,” sambung Muhalim.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




