Dapat Kabar Tak Akan Ada PHK, Ribuan Buruh Sritex Teriakkan Yel-yel Terima Kasih Prabowo
Selasa, 29 Oktober 2024 | 07:55 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) memastikan tidak akan ada pemutusan hubungan kerja (PHK) bagi karyawan PT Sritex, meskipun perusahaan tersebut telah dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga Semarang.
Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Gerungan juga telah menyampaikan hal ini kepada para karyawan saat melakukan kunjungan ke pabrik tekstil PT Sritex di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Senin (28/10/2024).
Ribuan karyawan sangat bersemangat hingga meneriakkan yel-yel "Hidup Presiden Prabowo, Terima Kasih Pak Prabowo" di dalam area pabrik.
"Saya pastikan tidak ada PHK. Hal ini sudah disepakati pihak manajemen yang diwakili Iwan Setiawan Lukminto sebagai wwner PT Sritex," kata Immanuel dalam keterangan resminya, dikutip Selasa (29/10/2024).
Pernyataan tersebut disambut haru oleh para pekerja. Sebanyak 50.000 karyawan menaruh harapan besar pada peran pemerintah dalam menyelamatkan perusahaan tempat mereka bekerja.
"Yang jelas pemerintah, negara hadir di tengah-tengah buruh, pekerja, dan pengusaha. Jadi, tidak boleh lagi ada keresahan atau kegelisahan," kata Immanuel.
Ia menambahkan, pemerintah bertekad untuk menjaga agar sektor tekstil seperti Sritex tetap beroperasi dan memastikan tak ada industri tekstil yang gulung tikar.
Menurutnya, lapangan pekerjaan adalah hak mendasar yang harus dipenuhi, dan negara tidak boleh lepas tangan dalam menghadapi situasi seperti ini. Noel juga mengapresiasi semangat dan optimisme para pekerja serta manajemen Sritex, yang menolak menjadikan PHK sebagai opsi.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama PT Sritex Iwan Setiawan Lukminto menegaskan, efisiensi yang dilakukan perusahaan adalah langkah bisnis untuk menyesuaikan kondisi pasar, bukan karena kebangkrutan.
"Fokus kami ingin tetap beroperasi. Kami tidak punya niat untuk menutup pabrik ini. Karena melihat operasional dan kondisi keuangan selama 2 tahun terakhir juga mengalami perbaikan," kata Iwan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




