ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Wall Street Jatuh karena Investor Khawatir Arah Suku Bunga The Fed

Sabtu, 16 November 2024 | 05:25 WIB
WP
WP
Penulis: Whisnu Bagus Prasetyo | Editor: WBP
Ilustrasi bursa saham AS Wall Street.
Ilustrasi bursa saham AS Wall Street. (CNBC/CNBC)

New York, Beritasatu.com - Bursa saham AS Wall Street jatuh pada perdagangan Jumat (15/11/2024) karena investor khawatir arah suku bunga The Fed.

Dow Jones turun 305,87 poin atau 0,70% ditutup pada level 43.444, S&P 500 turun 1,32% menjadi 5.870,62, dan Nasdaq Composite turun 2,24% menjadi 18.680,12.

Penurunan saham farmasi membebani 30 saham unggulan Dow Jones dan S&P 500, dengan Amgen turun sekitar 4,2% dan Moderna ambles 7,3%.

ADVERTISEMENT

Presiden terpilih Donald Trump pada Kamis (14/11/2024) mengatakan pihaknya berencana mencalonkan Robert F Kennedy Jr memimpin Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS. Hal ini membuat sentimen negatif pada saham sektor farmasi. 

Teknologi informasi di S&P 500 merupakan sektor dengan kinerja terburuk, turun lebih 2% karena kejatuhan Nvidia, Meta, Alphabet, dan Microsoft.

Sementara Tesla naik 3% karena saham perusahaan kendaraan listrik raksasa ini disebut “Trump Trade" menyusul kedekatan pemiliknya Elon Musk dengan Trump.

“Meski kondisi makro masih menjadi pertanda baik bagi aset berisiko, dalam waktu dekat akan terjadi beberapa volatilitas mikro, khususnya potensi perubahan kebijakan di bawah pemerintahan baru,” kata Kepala Strategi Investasi iShares, Amerika, Kristy Akullian, dilansir CNBC International.

Para investor juga mencermati komentar terbaru Ketua Federal Reserve Jerome Powell, yang mengatakan bank sentral tidak terburu-buru memangkas suku bunga. Ia mencatat pertumbuhan ekonomi yang kuat memungkinkan pembuat kebijakan mengambil waktu saat memutuskan pemangkasan suku bunga. 

Data penjualan ritel Oktober yang dirilis Jumat menunjukkan peningkatan 0,4%, sedikit lebih baik dari perkiraan ekonom yang disurvei Dow Jones 0,3%. Temuan tersebut mengikuti laporan inflasi konsumen Oktober yang sejalan dengan proyeksi para ekonom.

S&P 500 membukukan kerugian mingguan sebesar 2,1%, Nasdaq Composite turun sekitar 3,2% dan Dow Jones turun 1,2% dalam periode tersebut.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Wall Street Cetak Rekor Baru, Saham AI dan Cip Jadi Penggerak

Wall Street Cetak Rekor Baru, Saham AI dan Cip Jadi Penggerak

EKONOMI
IHSG Hari Ini 8 Mei 2026 Dibuka Melemah ke Level 7.146,4

IHSG Hari Ini 8 Mei 2026 Dibuka Melemah ke Level 7.146,4

EKONOMI
Wall Street Melemah di Tengah Fluktuasi Harga Minyak

Wall Street Melemah di Tengah Fluktuasi Harga Minyak

EKONOMI
S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Penutupan Tertinggi

S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Penutupan Tertinggi

EKONOMI
Wall Street Melesat, S&P 500 Tembus ATH Baru di Atas Level 7.200

Wall Street Melesat, S&P 500 Tembus ATH Baru di Atas Level 7.200

EKONOMI
Wall Street Melemah Tertekan Harga Minyak dan Suku Bunga The Fed

Wall Street Melemah Tertekan Harga Minyak dan Suku Bunga The Fed

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon