ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Wall Street Menguat Ditopang Saham Tesla yang Naik Lebih dari 5 Persen

Selasa, 19 November 2024 | 05:24 WIB
AD
AD
Penulis: Alfi Dinilhaq | Editor: AD
Wall Street naik signifikan jelang pemenang pilpres AS.
Wall Street naik signifikan jelang pemenang pilpres AS. (AP/AP)

Jakarta, Beritasatu.com - Bursa perdagangan Amerika Serikat (AS) Wall Street menguat pada perdagangan, Senin (18/11/2024). Penguatan ini terjadi karena saham Tesla menguat serta saham sektor teknologi yang berada di zona positif.

Mengutip CNBC International, Selasa (19/11/2024), Nasdaq menguat 111,691 poin atau 0,6% ke level 18.791,81, S&P 500 bertambah 23,020 poin atau 0,4% menjadi 5.893,62, dan Dow Jones Industrial Average bertambah 60,671 poin atau 0,14% ke angka 43.505,660.

Saham Tesla memimpin reli pada sektor teknologi karena melonjak 5,6% setelah laporan Bloomberg yang menyebutkan bahwa tim presiden AS terpilih Donald Trump sedang mengupayakan pelonggaran regulasi untuk kendaraan otonom.

ADVERTISEMENT

Sementara, saham teknologi lainnya, seperti Apple naik 1,3%, Netflix bertambah 2,8%, dan Advanced Micro Devices (AMD) melonjak 3%.

Namun, saham Nvidia turun 1,3% setelah laporan dari The Information mengungkapkan bahwa cip AI Blackwell milik Nvidia mengalami masalah panas berlebih ketika digunakan dalam server. Laporan keuangan Nvidia yang akan dirilis Rabu mendatang juga dinilai menjadi katalis utama bagi pasar.

Selain Nvidia, investor juga menantikan laporan keuangan dari sejumlah ritel besar yang dapat memberikan gambaran tentang kondisi ekonomi dan daya beli konsumen.

Sejauh ini, 93% perusahaan dalam indeks S&P 500 telah melaporkan hasil keuangan, dengan lebih dari 74% di antaranya melampaui ekspektasi laba dan 62% melebihi proyeksi pendapatan.

Kenaikan pada perdagangan Senin terjadi setelah pekan berat bagi tiga indeks utama Wall Street, yang masih jauh dari level tertinggi pasca kemenangan pemilu Trump.

Penurunan minggu lalu dipicu oleh kekhawatiran pasar terhadap arah kebijakan suku bunga setelah Ketua The Fed Jerome Powell menyatakan bahwa bank sentral tidak terburu-buru menurunkan suku bunga karena ekonomi yang masih kuat dan pasar tenaga kerja yang solid.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Wall Street Cetak Rekor Baru, Saham AI dan Cip Jadi Penggerak

Wall Street Cetak Rekor Baru, Saham AI dan Cip Jadi Penggerak

EKONOMI
IHSG Hari Ini 8 Mei 2026 Dibuka Melemah ke Level 7.146,4

IHSG Hari Ini 8 Mei 2026 Dibuka Melemah ke Level 7.146,4

EKONOMI
Wall Street Melemah di Tengah Fluktuasi Harga Minyak

Wall Street Melemah di Tengah Fluktuasi Harga Minyak

EKONOMI
S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Penutupan Tertinggi

S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Penutupan Tertinggi

EKONOMI
Wall Street Melesat, S&P 500 Tembus ATH Baru di Atas Level 7.200

Wall Street Melesat, S&P 500 Tembus ATH Baru di Atas Level 7.200

EKONOMI
Wall Street Melemah Tertekan Harga Minyak dan Suku Bunga The Fed

Wall Street Melemah Tertekan Harga Minyak dan Suku Bunga The Fed

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon