ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Menko AHY: Proyek Infrastruktur Akan Dialihkan ke Swasta untuk Efisiensi dan Keberlanjutan

Jumat, 17 Januari 2025 | 09:18 WIB
EM
DM
Penulis: Erfan Maruf | Editor: DM
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan pentingnya kerja sama antara pemerintah dan sektor swasta dalam pembangunan infrastruktur. Pernyataan ini merespons kebijakan Presiden Prabowo Subianto terkait pengalihan sebagian besar proyek infrastruktur ke perusahaan swasta.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan pentingnya kerja sama antara pemerintah dan sektor swasta dalam pembangunan infrastruktur. Pernyataan ini merespons kebijakan Presiden Prabowo Subianto terkait pengalihan sebagian besar proyek infrastruktur ke perusahaan swasta. (Beritasatu.com)

Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan pentingnya kerja sama antara pemerintah dan sektor swasta dalam pembangunan infrastruktur. Pernyataan ini merespons kebijakan Presiden Prabowo Subianto terkait pengalihan sebagian besar proyek infrastruktur ke perusahaan swasta.

“Oh ya, tentu kita harus menghadirkan kerja sama yang baik antara pemerintah dengan swasta,” ujar AHY di Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta, Kamis (16/1/2025).

Menurut AHY, keterlibatan swasta akan membuka peluang besar dalam menghadirkan infrastruktur yang lebih berkembang dan berkelanjutan.

“Kalau sektor swastanya juga berkembang, tentu kita akan semakin baik untuk menghadirkan peluang-peluang dan infrastruktur yang semakin berkelanjutan,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

Presiden Prabowo: Swasta Lebih Efisien dan Berpengalaman
Pernyataan AHY sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang disampaikan dalam Musyawarah Nasional (Munas) Konsolidasi Persatuan Kadin Indonesia. Presiden menegaskan sebagian besar proyek infrastruktur, seperti jalan tol, pelabuhan, dan bandara, akan diserahkan kepada swasta.

“Mereka lebih efisien, efektif, dan berpengalaman. Swasta silakan bergerak semuanya, bandara, pelabuhan, tol. Pemerintah hanya fokus pada hal-hal penting untuk perlindungan rakyat,” ujar Prabowo.

Presiden juga membantah isu yang menyebutkan dirinya menghentikan proyek infrastruktur.

“Ada yang mengatakan saya menghentikan proyek-proyek infrastruktur, itu tidak benar. Saya tidak menghentikan,” tegas Prabowo.

Efisiensi dan Fokus Pemerintah
Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, memaksimalkan potensi swasta, dan memungkinkan pemerintah untuk lebih fokus pada proyek yang berdampak langsung pada perlindungan rakyat.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

KPK Buka Penyidikan Baru Kasus Korupsi Proyek Infrastruktur di Sumut

KPK Buka Penyidikan Baru Kasus Korupsi Proyek Infrastruktur di Sumut

NASIONAL
Pascatabrakan Maut Kereta, Flyover Bulak Kapal Dipercepat

Pascatabrakan Maut Kereta, Flyover Bulak Kapal Dipercepat

JAWA BARAT
Eksekusi Lahan Flyover Sitinjau Lauik Ricuh, Polisi Siaga

Eksekusi Lahan Flyover Sitinjau Lauik Ricuh, Polisi Siaga

NUSANTARA
Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahlil Bahas 18 Proyek Rp 600 Triliun

Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahlil Bahas 18 Proyek Rp 600 Triliun

EKONOMI
Proyek Infrastruktur Bikin Macet, Pramono Wajibkan SOP Ketat

Proyek Infrastruktur Bikin Macet, Pramono Wajibkan SOP Ketat

JAKARTA
Prabowo Akui APBN Banyak Bocor lewat Proyek Infrastruktur

Prabowo Akui APBN Banyak Bocor lewat Proyek Infrastruktur

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon