Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahlil Bahas 18 Proyek Rp 600 Triliun
Kamis, 6 November 2025 | 20:56 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Negara.
Dalam rapat tersebut, Presiden menekankan pentingnya percepatan program hilirisasi di berbagai sektor strategis, mulai dari perikanan, pertanian, hingga energi dan sumber daya mineral, sebagai langkah konkret memperkuat kemandirian ekonomi nasional.
Usai rapat terbatas, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa pertemuan tersebut menindaklanjuti arahan Presiden setelah kunjungan kerja ke Cilegon. Rapat membahas 18 proyek dengan nilai investasi kurang lebih Rp 600 triliun.
Bahlil mengatakan percepatan hilirisasi mencakup sektor perikanan, pertanian, energi, dan mineral batu bara.
“Setelah kunjungan dari Cilegon, arahan beliau terkait 18 proyek yang telah menyelesaikan pra-FS dan dibicarakan dengan Danantara, tadi juga dengan Pak Rosan, ditargetkan rampung tahun ini sehingga pada 2026 pekerjaan di lapangan dapat langsung berjalan,” ujarnya.
Menurut Bahlil, percepatan 18 proyek tersebut yang nilai investasinya mencapai hampir Rp 600 triliun akan mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, serta menghasilkan produk yang dapat menggantikan impor. Salah satunya berkaitan dengan pengembangan dimethyl ether (DME).
“Kita membutuhkan LPG sekitar 1,2 juta ton per tahun. Pada 2026, konsumsi kita diperkirakan hampir 10 juta ton LPG. Karena itu, kita tidak bisa menunda. Industri dalam negeri harus segera dibangun,” kata dia.
“Selain itu, kita juga akan membangun kilang minyak. Kita tahu bahwa pada 10 November besok akan ada peresmian, dan proyek lain akan mengikuti,” tambah Bahlil.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




