Dukung Program Prabowo, Ribuan Warga Geruduk DPRD Jember
Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:41 WIB
Jember, Beritasatu.com - Ribuan massa yang tergabung dalam Forum Masyarakat Jember Maju (FMJM) menggelar aksi damai di Kantor DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (20/6/2026). Dalam aksi tersebut, mereka menyatakan dukungan terhadap berbagai program strategis nasional (PSN) yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Para peserta aksi membawa berbagai spanduk dan poster berisi dukungan terhadap program makan bergizi gratis (MBG). Mereka meminta program tersebut tetap dilanjutkan sambil terus dilakukan perbaikan tata kelola apabila ditemukan kendala dalam pelaksanaannya.
Selain mendukung program MBG, massa juga menyuarakan dukungan terhadap sejumlah program pemerintah lainnya, seperti sekolah rakyat dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Mereka juga mendesak dilakukannya evaluasi terhadap Badan Gizi Nasional (BGN), perbaikan sistem pelaksanaan program, serta mengecam pihak-pihak yang dianggap sengaja mengadu domba dan memicu kondisi yang tidak kondusif.
Koordinator lapangan aksi FMJM, Agus Nur Yasin, menilai berbagai program strategis yang saat ini dijalankan pemerintah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sehingga perlu mendapat dukungan bersama.
"Program pemerintah yang hadir di masyarakat sudah nyata memberikan manfaat, dari sektor ekonomi, lapangan pekerjaan, dan semua anak bangsa penerima manfaat juga merasakan," ungkapnya saat diwawancarai sejumlah media.
Agus mengakui setiap program tentu memiliki kelebihan dan kekurangan. Karena itu, menurutnya, perbaikan perlu terus dilakukan tanpa harus menghentikan program yang sedang berjalan.
"Tentunya kita kawal program-program itu agar semakin lebih baik ke depan, tanpa harus diberhentikan," imbuhnya.
Di tengah aksi, Ketua DPRD Kabupaten Jember Ahmad Halim bersama sejumlah anggota dewan menemui massa aksi. Mereka mengajak perwakilan peserta untuk berdialog di dalam gedung DPRD guna menyampaikan aspirasi secara langsung.
Menurut Halim, DPRD Jember menerima seluruh aspirasi masyarakat dan akan meneruskannya kepada pihak terkait di tingkat pusat.
"Kami terima massa aksi, dan kami akan sampaikan ini ke pimpinan pusat. Yang jelas ini adalah bentuk aspirasi masyarakat yang juga harus ditampung," ujarnya.
Halim juga menyinggung adanya aksi mahasiswa yang sebelumnya menyampaikan pandangan berbeda terhadap sejumlah program pemerintah. Menurutnya, perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar dalam sistem demokrasi.
"Namanya juga demokrasi, masyarakat memiliki pendapat yang berbeda. Ada yang setuju, ada yang tidak setuju. Mari kita hormati setiap pendapat dengan prinsip sebagai negara demokrasi," tegasnya.
Setelah dialog berlangsung, massa aksi membubarkan diri secara tertib. Kegiatan berjalan aman dan kondusif dengan pengawalan aparat keamanan setempat.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
AS Sebut Tak Ada Bukti Iran Kembali Tutup Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
BNN Minta Kemenkomdigi Blokir Situs Terindikasi Kejahatan Narkotika




