ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Prabowo Tegaskan Indonesia Tak Memihak Terkait Perang Dagang AS-China

Sabtu, 12 April 2025 | 05:56 WIB
RH
R
Penulis: Ricki Putra Harahap | Editor: RZL
Presiden Prabowo Subianto  seusai menghadiri Antalya Diplomatic Forum di Antalya, Turki, Jumat, 11 April 2025.
Presiden Prabowo Subianto seusai menghadiri Antalya Diplomatic Forum di Antalya, Turki, Jumat, 11 April 2025. (BPMI Setpres)

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tidak memihak dalam menyikapi perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China, yang saat ini saling memberlakukan kenaikan tarif impor.

Dalam keterangannya seusai menghadiri Antalya Diplomatic Forum di Antalya, Turki, Jumat (11/4/2025), Prabowo berharap kedua negara dapat menemukan titik temu demi kepentingan bersama.

"Saya harap, pada akhirnya, mereka bisa mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan," ujar Prabowo.

ADVERTISEMENT

Ia menekankan Indonesia memiliki posisi netral karena baik AS maupun China adalah mitra dagang penting bagi Indonesia.

"Kami tidak memihak. Kami menghormati semua negara. China adalah sahabat baik kami, begitu juga dengan Amerika Serikat. Kami ingin menjadi jembatan antara keduanya," tegasnya.

Pernyataan ini disampaikan di tengah memanasnya hubungan perdagangan antara AS dan China. Pemerintah China baru-baru ini menaikkan tarif impor hingga 125% terhadap barang-barang asal Amerika Serikat sebagai respons atas kebijakan Presiden AS, Donald Trump, yang sebelumnya memberlakukan tarif hingga 145% terhadap produk Tiongkok.

Kebijakan Trump tersebut diumumkan pada Rabu (9/4/2025), dan juga mencakup penangguhan sementara bea masuk atas sejumlah produk dari negara lain selama 90 hari.

Dengan kebijakan terbaru ini, hampir seluruh perdagangan barang antara AS dan China kini dikenakan tarif tinggi. Sejak perluasan tarif oleh AS, porsi barang yang dikenakan bea masuk oleh China melonjak dari 67% menjadi 100%.

Saat ditanya mengenai kemungkinan Indonesia memutuskan kerja sama dengan China demi mendekatkan diri ke AS, Prabowo langsung membantahnya.

“Tidak, tidak mungkin memutus kerja sama. Hubungan Indonesia dan China sudah terjalin sangat lama dan erat. Tidak bisa diputus begitu saja,” jelas Presiden Prabowo.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Yusril Janji Sampaikan Aspirasi BEM SI ke Prabowo

Yusril Janji Sampaikan Aspirasi BEM SI ke Prabowo

NASIONAL
Revisi UU Perkoperasian Mengemuka, Anggota DPR Sorot Pasal 33 UUD 1945

Revisi UU Perkoperasian Mengemuka, Anggota DPR Sorot Pasal 33 UUD 1945

NASIONAL
'Menuju Indonesia Bangkrut', Dejavu 1998: Mengapa Mahasiswa Turun ke Jalan?

'Menuju Indonesia Bangkrut', Dejavu 1998: Mengapa Mahasiswa Turun ke Jalan?

NASIONAL
Prabowo Panggil Rosan hingga Purbaya Bahas Minat Investor Asing

Prabowo Panggil Rosan hingga Purbaya Bahas Minat Investor Asing

EKONOMI
Prabowo Ajak Siswa Balas Ejekan dengan Sopan Santun

Prabowo Ajak Siswa Balas Ejekan dengan Sopan Santun

NASIONAL
Diplomasi Maraton Presiden RI, Sabet Investasi Ribuan Triliun Rupiah!

Diplomasi Maraton Presiden RI, Sabet Investasi Ribuan Triliun Rupiah!

MULTIMEDIA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon