Harga Emas Menguat karena Dolar AS Melemah
Senin, 5 Mei 2025 | 10:46 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Harga emas global menguat pada perdagangan Senin (5/5/2025), didorong oleh pelemahan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) dan sikap wait and see para investor terhadap kebijakan perdagangan serta keputusan suku bunga dari Federal Reserve (The Fed) yang akan diumumkan pekan ini.
Harga emas spot tercatat naik 0,66% menjadi US$ 3.259,81 per troy ounce pada pukul 10.30 WIB.
Dilansir dari Reuters, indeks dolar AS terpantau melemah 0,3% terhadap sejumlah mata uang utama lainnya. Pelemahan dolar ini membuat emas menjadi lebih menarik bagi investor yang memegang mata uang selain dolar.
"Dolar AS tampak lesu menjelang pertemuan The Fed minggu ini, yang memberikan ruang bagi harga emas untuk bergerak naik," ujar Tim Waterer, kepala analis pasar di KCM Trade.
Tim menyampaikan, harga emas kemungkinan akan tetap berada di kisaran US$ 3.200 hingga US$ 3.350 menjelang keputusan The Fed. Namun, perkembangan baru dalam kesepakatan dagang bisa kembali memicu volatilitas.
Fokus pasar saat ini tertuju pada keputusan kebijakan moneter bank sentral AS serta pidato dari beberapa pejabat The Fed yang dijadwalkan minggu ini. Investor berharap mendapatkan petunjuk terkait arah suku bunga di masa mendatang.
Sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil, emas kerap dipilih sebagai lindung nilai terhadap ketidakpastian global dan inflasi, serta cenderung menguat dalam kondisi suku bunga rendah.
Pada saat harga emas global naik, harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) juga naik Rp 3.000 menjadi Rp 1,905 juta per gram dari sebelumnya Rp 1,902 juta per gram.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




