AS dan China 'Gencatan Senjata' Perang Dagang, Wall Street Melonjak!
Selasa, 13 Mei 2025 | 08:47 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Indeks utama Wall Street melonjak signifikan pada Senin (12/5/2025) setelah Amerika Serikat (AS) dan China mengumumkan gencatan senjata selama 90 hari dalam perang dagang mereka.
Kedua negara dengan ekonomi terbesar di dunia itu sepakat untuk sementara waktu menurunkan sebagian besar tarif impor yang sebelumnya diberlakukan terhadap satu sama lain.
Kesepakatan ini disambut positif oleh para pelaku pasar, mengingat tarif tinggi tersebut sebelumnya dikhawatirkan dapat memicu resesi global dan menyebabkan kelangkaan barang di pasar Amerika Serikat.
Dilansir dari AP, indeks S&P 500 melonjak 3,3% dan kembali mendekati rekor tertingginya yang dicapai pada Februari lalu.
Kenaikan ini memperpanjang tren positif sejak bulan lalu, ketika indeks tersebut sempat anjlok hampir 20%. Investor optimistis bahwa Presiden Donald Trump akan melonggarkan kebijakan tarifnya setelah mencapai kesepakatan dagang dengan sejumlah negara lain.
Indeks Dow Jones Industrial Average juga melonjak 2,8%, sementara Nasdaq Composite meningkat tajam sebesar 4,3%.
Para analis menyebut hasil perundingan AS-China ini sebagai "skenario terbaik", karena penurunan tarif melebihi ekspektasi sebagian besar investor.
Secara terperinci, pada saat Wall Street melonjak, indeks S&P 500 naik 184,28 poin menjadi 5.844,19. Dow Jones menguat 1.160,72 poin ke level 42.410,10, dan Nasdaq melejit 779,43 poin ke angka 18.708,34.
Di pasar saham internasional, indeks di sebagian besar bursa Eropa dan Asia juga mengalami kenaikan, meskipun tidak setajam di Wall Street.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




