ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Mendag Budi Santoso: Amerika Pakai Tarif, Ekspor Kita Tetap Bersinar

Sabtu, 24 Mei 2025 | 15:30 WIB
CN
JS
Penulis: Chandra Adi Nurwidya | Editor: JJS
Menteri Perdagangan Budi Santoso
Menteri Perdagangan Budi Santoso (Beritasatu.com/Chandra Adi Nurwidya)

Sleman, Beritasatu.com -  Menteri Perdagangan Budi Santoso menyebutkan, meskipun Amerika Serikat masih memberlakukan tarif impor dasar, ekspor Indonesia tetap terus bersinar di pasar internasional.

Menteri Budi Santoso melepas ekspor sarung tangan produksi PT Sport Glove Indonesia (SGI) ke Amerika Serikat dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Amerika masih menerapkan tarif impor dasar (MFN) sebesar 10%, meski demikian ekspor produk tetap berjalan karena permintaan pasar yang tinggi dan daya saing produk lokal yang kuat.

ADVERTISEMENT

“Meski Amerika masih menerapkan tarif, ternyata ekspor tetap berjalan baik,” ujar Menteri Budi Santoso kepada wartawan, Jumat (24/5/2025).

Menteri Budi Santoso menekankan, pemerintah terus berupaya menurunkan hambatan dagang melalui perundingan perdagangan tahap kedua dengan Amerika dan negara lainnya.

“Jika tarif kita lebih rendah dibanding negara lain, maka produk kita akan lebih kompetitif,” jelasnya.

Ia juga menambahkan perundingan dengan Kanada telah rampung, dan penandatanganan kerja sama dengan Tunisia dijadwalkan pada 11 Juni mendatang.

PT SGI yang berbasis di Desa Krandon, Pandowoharjo, dikenal sebagai eksportir sarung tangan kulit berkualitas tinggi untuk kebutuhan olahraga, militer, dan industri.

Sejak didirikan oleh Mark Christopher Robba pada 1998, perusahaan ini telah menjalin kerja sama dengan berbagai brand global ternama. Nilai ekspor tahunan mereka mencapai sekitar Rp 600 miliar atau US$35 juta.

“Tahun ini adalah tahun dengan penjualan tertinggi kami. Dukungan pemerintah terhadap akses pasar sangat membantu momentum ekspor,” ujar CEO PT SGI Mark Christopher.

Amerika Serikat merupakan pasar ekspor terbesar kedua bagi Indonesia setelah India, dengan surplus perdagangan sebesar US$14,3 miliar. Oleh karena itu, mempertahankan dan memperluas pasar ini menjadi strategi utama pemerintah.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Surplus Neraca Perdagangan Capai US$ 2,23 M Didukung Ekspor Industri

Surplus Neraca Perdagangan Capai US$ 2,23 M Didukung Ekspor Industri

EKONOMI
Durian RI Makin Masif Masuk ke China

Durian RI Makin Masif Masuk ke China

LIFESTYLE
Sarung Batik Kudus Tembus Ekspor, Penjualan Naik Drastis Saat Lebaran

Sarung Batik Kudus Tembus Ekspor, Penjualan Naik Drastis Saat Lebaran

JAWA TENGAH
Pemerintah Harus Perkuat Diplomasi ke Eropa demi Kinerja Ekspor

Pemerintah Harus Perkuat Diplomasi ke Eropa demi Kinerja Ekspor

EKONOMI
Kawasan Industri Tematik Solusi Tarik Investasi

Kawasan Industri Tematik Solusi Tarik Investasi

EKONOMI
Penuhi Kebutuhan Jemaah Haji, KKP Targetkan Ekspor Ikan ke Arab Saudi

Penuhi Kebutuhan Jemaah Haji, KKP Targetkan Ekspor Ikan ke Arab Saudi

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon