Serangan Balasan Iran ke Israel Tekan Kinerja Wall Street
Sabtu, 14 Juni 2025 | 06:45 WIB
New York, Beritasatu.com - Wall Street menurun tajam akibat serangan Iran ke Israel. Balasan ini dilakukan menyusul serangan intensif Israel pada Teheran beberapa hari sebelumnya.
Indeks S&P 500 turun 1,13% dan mengakhiri sesi di 5.976,97 poin. Nasdaq turun 1,30% menjadi 19.406,83 poin, sedangkan Dow Jones Industrial Average turun 1,79% menjadi 42.197,79 poin.
Sebanyak 10 dari 11 indeks sektor S&P 500 turun, dipimpin oleh sektor keuangan (.SPSY), turun 2,06%, diikuti oleh penurunan 1,5% pada sektor teknologi informasi (.SPLRCT).
Serangan ke Tel Aviv dan Yerusalem terjadi setelah serangan rudal balasan dilakukan Iran. Serangan balasan dilakukan, setelah Israel menyerang fasilitas nuklir dan pabrik rudal di Iran, yang meningkatkan ketegangan di Timur Tengah.
Harga minyak melonjak hampir 7% karena kekhawatiran konflik tersebut dapat mengganggu pasokan minyak mentah dari Timur Tengah. Saham energi AS naik bersamaan, dengan Exxon (XOM.N), naik 2,2% dan Diamondback Energy (FANG.O), naik 3,7%.
"Sepertinya kita akan mengalami konflik militer besar-besaran,"kata ahli strategi pasar senior Brown Brothers Harriman, kata Elias Haddad, seperti dilansir dari Reuters, Sabtu (14/6/2025).
"Jika akhirnya perang menyebabkan penutupan pada Selat Hormuz, maka sepertiga pasokan minyak global akan terpengaruh, ini bisa berdampak buruk pada pasar global,” tambahnya.
Saham maskapai penerbangan jatuh karena kekhawatiran bahwa biaya bahan bakar bisa naik. Delta Air Lines (DAL.N), turun 3,8%, United Airlines (UAL.O), turun 4,4% dan American Airlines (AAL.O), turun 4,9%.
Saham pertahanan naik, dengan Lockheed Martin (LMT.N), RTX Corporation (RTX.N), dan Northrop Grumman (NOC.N) semuanya naik lebih dari 3%.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




