Wall Street Ditutup Flat setelah Keputusan The Fed
Kamis, 19 Juni 2025 | 07:09 WIB
New York, Beritasatu.com - Indeks S&P 500 ditutup mendatar setelah Ketua The Federal Reserve Jerome Powell mengatakan inflasi harga barang diperkirakan akan naik selama musim panas akibat tarif Presiden Donald Trump.
Ketua Federal Reserve Jerome Powell memperingatkan inflasi masih akan terjadi karena tarif impor yang direncanakan oleh pemerintahan Trump. Dia pun ingin menunggu beberapa bulan sebelum membuat keputusan guna mendapatkan gambaran tentang apa yang sebenarnya akan menjadi dampak inflasi.
"Dia (Powell, red) menjelaskan dengan cukup jelas bahwa dia tidak akan mengubah kebijakan moneter sampai mereka yakin dengan dampak tarif terhadap inflasi," kata Kepala Ekonom Spartan Capital Securities, Peter Cardillo, seperti dilansir dari Reuters, Kamis (19/6/2025).
"Anda memiliki kombinasi kenaikan imbal hasil, dan fakta bahwa perlu waktu untuk melihat dampak tarif pada inflasi," tambahnya.
Indeks Dow Jones Industrial Average (DJI) turun 44,14 poin atau 0,10% menjadi 42.171,66, indeks S&P 500 (SPX) turun 1,85 poin atau 0,03% menjadi 5.980,87. Sementara Nasdaq Composite (IXIC) naik 25,18 poin atau 0,13% ke 19.546,27.
Sektor energi (SPNY) memimpin penurunan di antara sektor-sektor S&P 500. Sementara sektor teknologi informasi (SPLRCT), naik paling tinggi. Ada 102 saham dengan harga tertinggi baru dan 55 saham dengan harga terendah baru di NYSE.
Pada indeks Nasdaq, 2.613 saham naik dan 1.882 saham turun. Volume perdagangan di bursa saham AS hanya 16,48 miliar saham, dibandingkan dengan rata-rata 17,99 miliar dalam 20 hari perdagangan terakhir.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




