ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Polri Bakal Periksa 25 Produsen Terkait Beras Oplosan

Jumat, 18 Juli 2025 | 11:41 WIB
MS
AD
Penulis: Monique Handa Shafira | Editor: AD
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama pemenang Hoegeng Awards 2025 di Auditorium Mutiara STIK-PTIK Polri, Jakarta Selatan.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama pemenang Hoegeng Awards 2025 di Auditorium Mutiara STIK-PTIK Polri, Jakarta Selatan. (Beritasatu.com/Hanif Musyaffa)

Jakarta, Beritasatu.com - Polri menindaklanjuti temuan adanya praktik curang oleh sejumlah produsen beras yang diduga tidak mematuhi ketentuan mutu dan kemasan.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan, saat ini sebanyak 25 produsen sedang diperiksa karena diduga melakukan pengoplosan, pengemasan tidak sesuai takaran, serta pelabelan yang menyesatkan.

“Sampai dengan hari ini, rencana kita akan melakukan pemeriksaan terhadap 25 distributor ataupun produsen. Kategori sementara, mengoplos, beratnya di bawah ketentuan, dan tidak sesuai dengan yang ada di daftar kemasan,” ujar Kapolri di Lapangan Tembak Presisi Hugeng Imam Santoso, Korbrimob Polri, Kelapa Dua, Depok, Kamis (17/7/2025).

ADVERTISEMENT

Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya bekerja sama dengan Kementerian Pertanian (Kementan) dalam upaya mengusut tuntas praktik peredaran beras oplosan yang meresahkan masyarakat. Pemeriksaan laboratorium terhadap sampel beras yang mencurigakan saat ini masih berlangsung.

“Kita bekerja sama dengan Kementan untuk melakukan pemeriksaan laboratorium terhadap produsen beras. Yang jelas pemeriksaan-pemeriksaan harus terus dilakukan sambil menunggu hasil dari pemeriksaan,” lanjut Listyo.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa terdapat 212 produsen beras yang terbukti melanggar standar mutu, kualitas, dan volume. Temuan ini merupakan hasil kerja sama antara Kementan dan Satgas Pangan Polri.

Amran menegaskan seluruh temuan tersebut telah diserahkan kepada Satgas Pangan dan Kejaksaan Agung untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Ia menilai praktik pengoplosan beras tidak hanya merugikan konsumen dan petani, tetapi juga menyebabkan kerugian negara dalam jumlah besar.

“Tercatat ada 212 merek produsen beras premium yang melakukan praktik oplosan. Saat ini sudah puluhan produsen merek beras yang diperiksa oleh pihak kepolisian. Kami tidak main-main dengan adanya kasus tersebut karena merugikan negara Rp 99 triliun lebih setiap tahunnya,” tegas Amran saat bertemu ribuan petani di Plosokidul, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Selasa (15/7/2025).

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Prabowo Perintahkan Tangkap Semua Pelaku Beras Oplosan

Prabowo Perintahkan Tangkap Semua Pelaku Beras Oplosan

NASIONAL
2 Tahun Beroperasi, Tersangka di Pekanbaru Jual 231 Ton Beras Oplosan

2 Tahun Beroperasi, Tersangka di Pekanbaru Jual 231 Ton Beras Oplosan

NASIONAL
Kejagung Siap Tindak Pelaku Beras Oplosan atas Arahan Prabowo

Kejagung Siap Tindak Pelaku Beras Oplosan atas Arahan Prabowo

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon