ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Stimulus Rp 10,8 Triliun Disiapkan untuk Dongkrak Ekonomi Kuartal III

Rabu, 6 Agustus 2025 | 07:27 WIB
AS
AD
Penulis: Addin Anugrah Siwi | Editor: AD
Menkeu Sri Mulyani.
Menkeu Sri Mulyani. (Beritasatu.com/Addin Anugrah)

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah tengah menyiapkan stimulus senilai Rp 10,8 triliun untuk mendorong aktivitas ekonomi di kuartal III 2025.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan, paket ini akan menjadi bagian dari strategi menjaga momentum pertumbuhan ekonomi setelah capaian positif pada kuartal II 2025, dengan ekonomi nasional tumbuh 5,12% secara tahunan (year on year/yoy).

"Kemudian untuk triwulan ketiga kita akan terus (berikan stimulus). Masih ada Rp 10,8 triliun untuk stimulus aktivitas ekonomi yang akan terlaksana di triwulan ketiga," ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (5/8/2025).

ADVERTISEMENT

Stimulus tersebut diharapkan memberikan dorongan tambahan bagi konsumsi dan investasi, khususnya pada bulan Juli dan Agustus yang bertepatan dengan masa awal tahun ajaran baru serta berbagai proyek infrastruktur yang mulai bergulir.

“Kita harapkan juga akan memberikan momentum pada Juli yang baru saja kita lewati dan nanti pada Agustus ini diharapkan momentumnya tetap terjaga,” kata dia.

Sri Mulyani menekankan bahwa pemerintah akan terus mengoptimalkan peran APBN sebagai instrumen counter-cyclical untuk menjaga pertumbuhan di tengah ketidakpastian global.

"Kami menggunakan APBN untuk terus mendukung dan memulihkan agar optimisme dan pertumbuhan ekonomi bisa terus terjaga stabil atau makin kuat," tegasnya.

Sebelumnya, pemerintah juga telah menggulirkan paket stimulus senilai Rp 24,4 triliun yang didistribusikan pada Juni-Juli 2025 untuk mendongkrak ekonomi di kuartal II 2025.

Diantaranya stimulus, yakni insentif diskon transportasi, diskon tarif tol, penebalan bantuan sosial dan diskon iuran jaminan kecelakaan kerja (JKK).

Stimulus tersebut dinilai berhasil mendorong konsumsi rumah tangga dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,12% (yoy) pada periode kuartal II 2025 tersebut. Pencapaian tersebut lebih baik ketimbang kuartal I 2025 yang hanya tumbuh 4,87% secara tahunan.

"Ini semuanya (pemberian insentif) memberikan penjelasan mengenai konsumsi maupun beberapa kenaikan dari beberapa sisi demand side," kata Sri Mulyani.

Ke depan, pemerintah juga tengah menyiapkan tambahan insentif menjelang libur Natal dan Tahun Baru. Rencana ini masih dibahas bersama kementerian/lembaga terkait.

"Pak Menko (Airlangga Hartarto) bersama kami semuanya sedang menggodok untuk stimulus di sekitar liburan Natal dan Tahun Baru. Ini akan dilakukan juga nanti, semoga bisa diumumkan lebih cepat sehingga masyarakat bisa melakukan planning untuk perjalanan pada akhir tahun," pungkas Sri Mulyani.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Jaga Momentum Pertumbuhan, Purbaya Janjikan Stimulus Ekonomi Tambahan

Jaga Momentum Pertumbuhan, Purbaya Janjikan Stimulus Ekonomi Tambahan

EKONOMI
Harga Plastik Melonjak, Pemerintah Bahas Stimulus Industri Hari Ini

Harga Plastik Melonjak, Pemerintah Bahas Stimulus Industri Hari Ini

EKONOMI
Purbaya Optimistis Ekonomi Semester I 2026 Tumbuh di Atas 5,5 Persen

Purbaya Optimistis Ekonomi Semester I 2026 Tumbuh di Atas 5,5 Persen

EKONOMI
Purbaya Targetkan Ekonomi Kuartal II 2026 Tumbuh hingga 5,7 Persen

Purbaya Targetkan Ekonomi Kuartal II 2026 Tumbuh hingga 5,7 Persen

EKONOMI
Lindungi Daya Beli dari Perang Iran, Mensos Kaji Tambahan Bansos

Lindungi Daya Beli dari Perang Iran, Mensos Kaji Tambahan Bansos

NASIONAL
Lebaran 2026 Banjir Stimulus, Ekonomi Bakal Terdongkrak

Lebaran 2026 Banjir Stimulus, Ekonomi Bakal Terdongkrak

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon