ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

ICDX Raih Penghargaan di Ajang Sawit Indonesia Expo 2025

Senin, 11 Agustus 2025 | 16:51 WIB
GN
GV
Penulis: Gesa Vitara Puspa Nur | Editor: GV
Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Bagus Rachman menyerahkan piagam penghargaan kepada Komisaris Utama ICDX Fenny Widjaja dalam acara Sawit Indonesia Expo 2025.
Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Bagus Rachman menyerahkan piagam penghargaan kepada Komisaris Utama ICDX Fenny Widjaja dalam acara Sawit Indonesia Expo 2025. (ICDX/Istimewa)

Pekanbaru, Beritasatu.com - Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI), yang ditunjuk pemerintah menjadi Bursa CPO Indonesia mendapatkan penghargaan sebagai bursa yang konsisten menjaga harga CPO dan Tandan Buah Segar (TBS), sehingga memberikan kemanfaatan bagi perusahaan kelapa sawit serta petani sawit. Penghargaan ini diberikan karena ICDX dinilai memiliki komitmen menjadi Bursa CPO yang kredibel dan transparan, serta mendukung Indonesia sebagai rujukan harga CPO dunia, serta harga rujukan TBS di tingkat petani. Penyerahan penghargaan ini dilakukan di ajang Sawit Indonesia Expo 2025, yang diselenggarakan di Pekanbaru, pada Kamis (7/8/2025).

Direktur ICDX Nursalam, mengatakan, penghargaan ini tentunya merupakan apresiasi positif terhadap ICDX, khususnya dalam mengembangkan perdagangan CPO di Indonesia. Sebagai Bursa CPO yang ditunjuk pemerintah, ICDX akan terus mengembangkan layanan kepada semua pemangku kepentingan di ekosistem perdagangan CPO di Indonesia, serta menyiapkan platform perdagangan yang modern, yang pada akhirnya akan mendukung terciptanya pasar yang independen dan transparan.

“Kami optimis, ke depan Indonesia akan menjadi pusat perdagangan serta menjadi harga acuan CPO dunia. Untuk itu, diperlukan kolaborasi antar semua pemangku kepentingan. Sebagai salah satu produsen CPO terbesar di dunia, sudah selayaknya Indonesia memiliki harga acuan sendiri, dan ini bisa tercipta apabila antar semua pemangku kepentingan memiliki semangat serta visi yang sama,” ungkap Nursalam.

ADVERTISEMENT

Terkait Bursa CPO di Indonesia, ICDX resmi mendapatkan izin dari pemerintah pada Oktober 2023. Sampai saat ini, terdapat 58 anggota dan 19 lokasi Pelabuhan untuk transaksi pasar fisik CPO. Dalam komoditas CPO, Indonesia merupakan produsen utama CPO dunia. Dikutip dari Foreign Agricultural Service, Lembaga di bawah United States Department of Agriculture (USDA), produksi minyak kelapa sawit Indonesia pada tahun 2024 ada di 46,5 juta metrik ton, atau setara dengan 58% produksi kelapa sawit global.

Dalam ekosistem perdagangan CPO, Bursa CPO dapat menciptakan pasar CPO yang transparan, adil, cost effective dan  teratur sehingga dapat terjadi pembentukan harga (price discovery) yang akuntabel serta kredibel, dan pada akhirnya    dapat    terbentuk    acuan harga (price reference). Selanjutnya, harga acuan dapat dimanfaatkan sebagai Harga Patokan Ekspor (HPE) CPO Indonesia untuk penetapan tarif Bea Keluar (BK) dan Pungutan Ekspor (PE), Sebagai harga acuan Tandan Buah Segar (TBS) petani sawit, serta sebagai harga acuan insentif Biodiesel.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Lembaga Kliring Dinilai Memiliki Peran Penting dalam Perlindungan Masyarakat

Lembaga Kliring Dinilai Memiliki Peran Penting dalam Perlindungan Masyarakat

EKONOMI
ICDX Catat Lonjakan Transaksi Kontrak Berjangka Minyak Mentah

ICDX Catat Lonjakan Transaksi Kontrak Berjangka Minyak Mentah

EKONOMI
Perdagangan Pasar Fisik Emas Secara Digital Semakin Diminati, Kuartal I 2026 Transaksi Tumbuh 246%

Perdagangan Pasar Fisik Emas Secara Digital Semakin Diminati, Kuartal I 2026 Transaksi Tumbuh 246%

EKONOMI
Surveyor Indonesia dan ICDX Perkuat Ekosistem REC Nasional

Surveyor Indonesia dan ICDX Perkuat Ekosistem REC Nasional

EKONOMI
ICDX Group gelar Halalbihalal dengan Pelaku Industri Perdagangan Berjangka Komoditi

ICDX Group gelar Halalbihalal dengan Pelaku Industri Perdagangan Berjangka Komoditi

EKONOMI
Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi Kuartal I 2026, Notional Value Transaksi di ICDX Capai Rp 12.477 Triliun

Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi Kuartal I 2026, Notional Value Transaksi di ICDX Capai Rp 12.477 Triliun

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon