ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

ICDX Catat Lonjakan Transaksi Kontrak Berjangka Minyak Mentah

Rabu, 22 April 2026 | 19:19 WIB
YM
YM
Penulis: Yurike Metriani | Editor: YM
Sepanjang bulan Maret 2026, transaksi kontrak berjangka komoditas minyak mentah COFU10 tercatat sebanyak 648 lot, melonjak jauh dari transaksi di bulan Februari 2026 sebesar 12 lot dan Januari 2026 sebesar 4 lot.
Sepanjang bulan Maret 2026, transaksi kontrak berjangka komoditas minyak mentah COFU10 tercatat sebanyak 648 lot, melonjak jauh dari transaksi di bulan Februari 2026 sebesar 12 lot dan Januari 2026 sebesar 4 lot. (ICDX/Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) mencatat lonjakan transaksi kontrak berjangka komoditas minyak mentah sejak krisis politik terjadi di Timur Tengah. Sepanjang bulan Maret 2026, transaksi kontrak berjangka komoditas minyak mentah COFU10 tercatat sebanyak 648 lot, melonjak jauh dari transaksi di bulan Februari 2026 sebesar 12 lot dan Januari 2026 sebesar 4 lot.

COFU10 merupakan kontrak berjangka minyak mentah yang merepresentasikan 10 barel per lot. Adapun jenis minyak mentah dalam kontrak berjangka ini adalah jenis West Texas Intermediate (WTI) yaitu minyak mentah ringan (light) dan manis (sweet), yang menjadi salah satu patokan (benchmark) harga minyak dunia utama.

Direktur ICDX Nursalam mengatakan, lonjakan transaksi kontrak berjangka minyak mentah khususnya COFU10 ini menunjukkan tingginya minat pelaku usaha melakukan hedging atau lindung nilai atas komoditas tersebut.

ADVERTISEMENT

“Seperti kita tahu, krisis di Timur Tengah cukup memberikan guncangan pada pasar energi global, khususnya minyak mentah. Dalam situasi seperti ini, hedging atau lindung nilai dapat mengatasi risiko yang terjadi atas perubahan harga pada pasar fisik (spot),” ujarnya.

Nursalam menambahkan, selain kontrak berjangka minyak mentah, saat ini di ICDX telah memfasilitasi transaksi multilateral yang dapat dimanfaatkan para pelaku usaha untuk hedging dari beberapa komoditi seperti mata uang dan emas.

“Sebagai Bursa, kami akan terus mengembangkan kontrak-kontrak berjangka sesuai dengan kebutuhan para pelaku usaha,” lanjutnya.

Terkait harga minyak mentah dunia di tengah krisis Timur Tengah, Commodity Analyst, Research & Development ICDX Girta Yoga mengatakan bahwa melihat dari situasi pasar saat ini, harga minyak mentah dalam jangka pendek masih cukup kuat untuk bergerak pada tren bullish, karena efek dari risiko geopolitik timur tengah yang saat ini menjadi katalis penggerak utama belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

“Risiko geopolitik dari perang Iran ini berdampak langsung pada gangguan pasokan di pasar global akibat aksi saling blokade di jalur pengiriman vital, terutama Selat Hormuz yang berkontribusi terhadap sekitar 20% pasokan energi global,” jelasnya,

Selain itu, indikator lain yang dipantau termasuk kelanjutan negosiasi gencatan senjata AS – Iran untuk mencapai kesepakatan damai yang mengakhiri perang Iran, perkembangan konflik Israel - Lebanon, kebijakan terkait output OPEC+, dan pertumbuhan permintaan di negara importir utama seperti China dan India. Adapun untuk level resistance terdekat dalam jangka pendek kemungkinan akan berada di kisaran harga 95 - 100 US$ per barel, dan apabila mendapat katalis negatif, harga berpotensi turun menemui level support di kisaran harga 80 - 75 US$ per barel”. tutup Girta Yoga.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Lembaga Kliring Dinilai Memiliki Peran Penting dalam Perlindungan Masyarakat

Lembaga Kliring Dinilai Memiliki Peran Penting dalam Perlindungan Masyarakat

EKONOMI
Perdagangan Pasar Fisik Emas Secara Digital Semakin Diminati, Kuartal I 2026 Transaksi Tumbuh 246%

Perdagangan Pasar Fisik Emas Secara Digital Semakin Diminati, Kuartal I 2026 Transaksi Tumbuh 246%

EKONOMI
Surveyor Indonesia dan ICDX Perkuat Ekosistem REC Nasional

Surveyor Indonesia dan ICDX Perkuat Ekosistem REC Nasional

EKONOMI
ICDX Group gelar Halalbihalal dengan Pelaku Industri Perdagangan Berjangka Komoditi

ICDX Group gelar Halalbihalal dengan Pelaku Industri Perdagangan Berjangka Komoditi

EKONOMI
Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi Kuartal I 2026, Notional Value Transaksi di ICDX Capai Rp 12.477 Triliun

Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi Kuartal I 2026, Notional Value Transaksi di ICDX Capai Rp 12.477 Triliun

EKONOMI
Buka Puasa Bersama Media, ICDX Gelar Commodity Outlook 2026

Buka Puasa Bersama Media, ICDX Gelar Commodity Outlook 2026

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon