Update Harga Emas Global 18 Agustus: Pelemahan Dolar Jadi Angin Segar
Senin, 18 Agustus 2025 | 20:52 WIB
London, Beritasatu.com - Harga emas sedikit menguat didorong oleh penurunan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS). Pada sisi lain, pelaku pasar menantikan pertemuan Presiden AS Donald Trump dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
Harga emas spot naik 0,4% ke US$ 3.347,57 per ons setelah mencapai level terendah sejak 1 Agustus di awal sesi. Harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember naik 0,3% ke US$ 3.393,70 per ons.
"Harga emas kembali menguat hari ini dengan pasar mendekati level US$ 3.350 (karena) kombinasi imbal hasil yang lemah dan dolar yang melemah pasti akan menciptakan angin segar bagi emas," kata analis independen Ross Norman, seperti dilansir dari Reuters, Senin (18/8/2025).
Imbal hasil acuan obligasi pemerintah AS 10-tahun turun dari level tertinggi lebih dari dua minggu. Para pemimpin Eropa akan bergabung dengan Zelensky untuk berunding dengan Trump mengenai cara-cara untuk mengakhiri perang antara Rusia dan Ukraina.
Dalam permintaanya, Putin menyebut Rusia akan menyerahkan sebagian kecil wilayah Ukraina yang diduduki, sementara Kyiv akan menyerahkan sebagian besar wilayah timurnya yang tidak dapat direbut Moskow.
"Berita geopolitik terdepan saat ini tidaklah bijaksana, mengingat hampir semua hasil dapat dibayangkan. Jika ada kesan bahwa ketegangan di Ukraina mereda, maka kita mungkin mengharapkan sedikit pelemahan pada harga emas," katanya.
Emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil, dianggap sebagai aset safe haven selama periode ketidakpastian geopolitik dan ekonomi, cenderung berkinerja baik dalam kondisi suku bunga rendah.
Pada sisi lain, perak spot naik 0,3% menjadi US$ 38,10 per ons, sementara platinum turun 0,5% menjadi US$ 1.329,09, setelah mencapai level terendah hampir seminggu di awal sesi perdagangan. Paladium spot naik 0,8% menjadi US$ 1.121,06. Harganya mencapai level terendah sejak 10 Juli di awal sesi perdagangan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




