Kementerian ESDM Catat Bauran EBT Indonesia Capai 16 Persen
Kamis, 11 September 2025 | 14:42 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan bauran energi baru terbarukan (EBT) di Indonesia telah mencapai 16%.
Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Eniya Listiyani Dewi mengatakan capaian tersebut terjadi per awal September 2025. Kenaikan bauran didorong oleh beroperasinya (commercial operation date/COD) sejumlah pembangkit hijau dalam beberapa waktu terakhir, seperti pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).
“Ada kenaikan signifikan untuk sampai ke 16%, baru minggu lalu. Jadi ada catatan COD tambahan dari panas bumi, lalu COD beberapa PLTS kecil. Sehingga kontribusi bauran meningkat,” ungkap Eniya dalam acara Indonesia Solar Summit di Jakarta, Kamis (11/9/2025).
Merujuk Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional (RUKN) terbaru, Kementerian ESDM menargetkan bauran EBT nasional bisa mencapai 23% pada 2030. Target ini sebenarnya semula dipatok tercapai pada 2025, namun mundur karena berbagai tantangan.
Eniya menjelaskan, lambatnya pencapaian target EBT salah satunya karena masih banyak industri yang menggunakan listrik dari jaringan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), yang sebagian besar pasokannya masih berbasis energi fosil, terutama pembangkit batu bara.
Menurutnya, ke depan pemerintah akan terus mendorong pengoperasian pembangkit berbasis EBT, meskipun target 16% sudah tercapai lebih cepat dari perkiraan.
“Alhamdulillah bisa tercapai 16%. Semoga akhir tahun ini ada COD lagi dari pembangkit listrik tenaga air atau mikrohidro,” pungkas Eniya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




