Reli Wall Street Terhenti karena Saham Nvidia dan Oracle Tertekan
Kamis, 25 September 2025 | 06:26 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Indeks utama Wall Street melemah pada perdagangan Rabu (24/9/2025) menghentikan reli panjang dalam beberapa bulan terakhir setelah raksasa kecerdasan buatan (AI) Nvidia dan Oracle mengalami tekanan.
Dilansir dari AP, indeks S&P 500 turun 0,3% untuk kedua kalinya secara beruntun, Dow Jones Industrial Average merosot 171 poin atau 0,4%, sementara Nasdaq Composite melemah 0,4%. Meski demikian, ketiganya masih berada dekat rekor tertinggi yang dicapai pada Senin (22/9/2025) lalu.
Pelemahan ini terjadi setelah reli tajam pasar saham AS sejak titik terendah April 2025, yang dipicu oleh harapan bahwa tarif Presiden Amerika Serikat Donald Trump tidak mengganggu perdagangan global, serta ekspektasi Federal Reserve akan memangkas suku bunga beberapa kali guna menopang ekonomi.
Namun, kenaikan harga saham yang terlalu cepat menimbulkan kekhawatiran valuasi menjadi terlalu mahal, terutama apabila The Fed tidak memberikan pemangkasan suku bunga sebanyak yang diantisipasi pelaku pasar.
Secara keseluruhan, S&P 500 turun 18,95 poin menjadi 6.637,97, Dow Jones turun 171,50 poin ke level 46.121,28, dan Nasdaq melemah 75,62 poin ke 22.497,86.
Sementara itu, saham Nvidia turun hampir 1% melanjutkan pelemahan sejak Selasa (23/9/2025), di tengah kekhawatiran investor terkait potensi gelembung di industri AI. Awal pekan ini, Nvidia mengumumkan kemitraan senilai US$ 100 miliar dengan OpenAI. Sementara itu, saham Oracle juga merosot hampir 2%.
Untuk pasar global, bursa saham Eropa dan Asia bergerak beragam. Indeks Hang Seng Hong Kong naik 1,4%, sedangkan CAC 40 Prancis turun 0,6%.
Di pasar obligasi, imbal hasil Treasury AS tenor 10 tahun naik menjadi 4,14% dari 4,12% pada akhir perdagangan Selasa.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




