Pertamina Sebut Eropa dan Amerika Juga Campurkan Etanol ke BBM
Rabu, 8 Oktober 2025 | 10:57 WIB
Semarang, Beritasatu.com – PT Pertamina Patra Niaga menegaskan penggunaan campuran etanol dalam bahan bakar minyak (BBM) lazim digunakan dalam sebagai campuran.
Area Manager Communication, Relation, dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah DIY, Taufik Kurniawan, mengatakan etanol sudah umum digunakan sebagai campuran BBM di banyak negara.
“Etanol ini juga digunakan di Brasil, Amerika Serikat, dan Uni Eropa karena tujuannya untuk menekan emisi gas buang agar lebih ramah lingkungan,” ujar Taufik di Semarang seperti dilansir dari Antara, Selasa (7/10/2025).
Ia menjelaskan, etanol merupakan hasil fermentasi bahan nabati seperti tebu, jagung, atau singkong yang diolah menjadi molase, kemudian dimanfaatkan sebagai bahan pendukung atau bahan baku BBM.
Menurut Taufik, kandungan etanol dalam Pertamax Green mencapai 5%, sedangkan di beberapa produk BBM lain kadarnya jauh lebih rendah.
“Hasilnya, pembakaran menjadi lebih bersih, dan pada Pertamax Green kami menggunakan 5% etanol,” katanya.
Selain menekan emisi karbon, etanol juga tidak merusak logam maupun karet sehingga proses pembakaran lebih sempurna. Meski sempat muncul isu negatif terkait etanol, Taufik menegaskan penjualan Pertamax Green justru meningkat, khususnya di wilayah Jawa Tengah.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




