NICL Catat Lonjakan Kinerja, Laba Bersih Kuartal III Naik 131 Persen
Senin, 3 November 2025 | 02:26 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Emiten tambang nikel PT PAM Mineral Tbk (NICL) membukukan pertumbuhan kinerja signifikan hingga kuartal III 2025. NICL meraih pendapatan Rp 1,35 triliun, naik 64,82% dibandingkan periode sama 2024 sebesar Rp 821 miliar.
Lonjakan ini disumbang peningkatan volume penjualan nikel sebesar 88,76% menjadi 2,4 juta ton.
Dampak positif juga tercermin pada laba kotor yang menembus Rp 600,92 miliar atau tumbuh 104,53% secara tahunan, dengan margin laba kotor meningkat menjadi 44,39% dari sebelumnya 35,77%.
Laba usaha tercatat Rp 504,88 miliar, melesat 123,71%. Pada akhirnya, laba bersih tahun berjalan naik tajam 131,28%menjadi Rp 401,66 miliar dari tahun lalu Rp 173,66 miliar.
“Penurunan harga nikel global merupakan fluktuasi jangka pendek. Kami sudah mengantisipasi sejak awal tahun sehingga operasional tetap bertumbuh,” kata Direktur Utama NICL Ruddy Tjanaka dalam keterangan tertulis, Minggu (2/11/2025).
Meski aset perusahaan sedikit turun menjadi Rp 971,88 miliar, liabilitas juga menyusut menjadi Rp 138,60 miliar setelah sejumlah pembayaran utang. NICL tercatat tidak memiliki hutang bank jangka panjang sehingga kondisi neraca dinilai tetap solid.
Produksi hingga September telah mencapai 92,48% dari RKAB 2025. Perseroan saat ini menunggu persetujuan pembaruan RKAB untuk menopang peningkatan kapasitas ke depan.
Perseroan memperkirakan harga nikel masih fluktuatif pada kuartal IV akibat kebijakan perdagangan AS dan potensi oversupply pasar. Namun dinamika geopolitik membuka peluang Indonesia sebagai pemasok logam kritis yang lebih strategis.
NICL menargetkan produksi 2,6 juta ton ore hingga akhir tahun serta memperkuat efisiensi operasional, kontrol kualitas dengan teknologi analitik, dan kemitraan jangka panjang dengan smelter di Sulawesi, Obi, dan Halmahera
Selain itu, perusahaan memastikan penerapan prinsip ESG dan tata kelola yang baik untuk mendukung keberlanjutan usaha.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




