ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Menteri Maman: Saatnya Fasilitas Publik Menjadi Rumah bagi UMKM

Rabu, 5 November 2025 | 21:35 WIB
GN
GV
Penulis: Gesa Vitara Puspa Nur | Editor: GV
Menteri Maman saat meninjau Laswi Heritage Bandung bersama Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar dan Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin, Rabu 5 November 2025.
Menteri Maman saat meninjau Laswi Heritage Bandung bersama Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar dan Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin, Rabu 5 November 2025. (Kementerian UMKM/Istimewa)

Bandung, Beritasatu.com - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menekankan pentingnya penggunaan fasilitas publik sebagai ruang usaha yang inklusif bagi UMKM di seluruh Indonesia.

“Negara hadir membuka ruang sebesar-besarnya agar UMKM bisa beraktivitas, tumbuh secara ekonomi, dan membuka lapangan kerja,” ujar Menteri Maman saat meninjau Laswi Heritage Bandung bersama Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar dan Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin, Rabu (5/11/2025). Lokasi tersebut disiapkan menjadi salah satu pusat UMKM sekaligus proyek percontohan program Pasar 1.001 Malam.

Menteri Maman menjelaskan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 7 Tahun 2021 mengamanatkan sedikitnya 30 persen ruang publik dialokasikan untuk UMKM dengan biaya sewa lebih rendah dari harga pasar. Sayangnya, implementasinya masih belum optimal. 

ADVERTISEMENT

Berdasarkan data Kementerian UMKM, dari total area komersial seluas 971.206 meter persegi di seluruh Indonesia, seharusnya 389.230 meter persegi diperuntukkan bagi UMKM. Saat ini, baru terdapat 6.400 UMKM yang menempati 392 unit infrastruktur publik.

Sebagai langkah konkret, Kementerian UMKM mendukung penuh pelaksanaan program Pasar 1.001 Malam yang diinisiasi Kemenko PM sebagai upaya menanggulangi kemiskinan melalui pemanfaatan aset pemerintah dan BUMN yang berada di lokasi strategis namun belum termanfaatkan (idle asset). Program ini memberikan ruang usaha bagi UMKM, perempuan, dan pekerja kreatif.

“Kementerian UMKM siap berkoordinasi dengan Kemenko PM untuk melakukan kurasi dan pendampingan bagi para pengusaha UMKM agar kualitas produknya terjaga dan memiliki akses pembiayaan yang memadai,” kata Menteri Maman.

Ia menegaskan kolaborasi lintas lembaga menjadi kunci agar kebijakan pemanfaatan fasilitas publik berpihak pada UMKM. 

“Upaya yang kita lakukan bersama Kemenko PM, BUMN, dan pemerintah daerah bertujuan memberikan ruang yang seadil-adilnya bagi UMKM. Sebagai tulang punggung ekonomi negara, UMKM harus mendapat perlakuan dan fasilitas yang sama,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Maman bersama Wakil Wali Kota Bandung Erwin meninjau The Hallway Space di Pasar Kosambi yang menjadi salah satu pusat pemasaran produk UMKM dan ruang usaha kreatif bagi anak muda Bandung. Ia mengapresiasi inisiatif tersebut yang dinilai mampu melindungi sekaligus mengembangkan potensi lokal.

“UMKM harus kita lindungi dan jaga agar bisa tumbuh besar di negeri sendiri. Saya juga mengapresiasi anak-anak muda yang mampu mengelola ruang publik dan menggerakkan perekonomian melalui kreativitas,” ujarnya.

Maman berharap ke depan lebih banyak infrastruktur publik di seluruh Indonesia dapat dioptimalkan untuk UMKM, pekerja kreatif, dan generasi muda. Pendampingan yang tepat akan memastikan ruang publik menjadi wadah pertumbuhan ekonomi rakyat yang berkeadilan.

Sementara itu, Menko PM Muhaimin Iskandar menegaskan komitmen pemerintah dalam memberdayakan UMKM yang selama ini berkontribusi besar terhadap pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) dan penyerapan tenaga kerja nasional.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pemanfaatan aset pemerintah dan BUMN yang menganggur sebagai ruang usaha produktif. 

“Kalau UMKM tumbuh, maka para pekerja informal bisa naik kelas menjadi formal. Itulah yang kita sebut sebagai proses graduasi dan pemberdayaan,” ujar Muhaimin.

Ia menambahkan, Presiden Prabowo Subianto akan segera mengeluarkan instruksi resmi terkait pemanfaatan fasilitas publik dan aset pemerintah yang idle untuk kepentingan UMKM. 

“Kita akan terus bergerak untuk UMKM,” ujarnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Menteri Maman Usul Revisi UU UMKM untuk Tingkatkan Daya Saing

Menteri Maman Usul Revisi UU UMKM untuk Tingkatkan Daya Saing

EKONOMI
KUR Tembus Rp 105,8 Triliun, UMKM Produktif Jadi Prioritas

KUR Tembus Rp 105,8 Triliun, UMKM Produktif Jadi Prioritas

MULTIMEDIA
Pemerintah Siapkan Aturan Baru Biaya Layanan E-Commerce, Seperti Apa?

Pemerintah Siapkan Aturan Baru Biaya Layanan E-Commerce, Seperti Apa?

EKONOMI
Pemerintah Minta Marketplace Tak Mendadak Naikkan Biaya Layanan

Pemerintah Minta Marketplace Tak Mendadak Naikkan Biaya Layanan

EKONOMI
Menteri UMKM Ancam Shopee-TikTok Cs Akibat Asal Naikkan Tarif Seller

Menteri UMKM Ancam Shopee-TikTok Cs Akibat Asal Naikkan Tarif Seller

EKONOMI
Kisah Lilis si Ibu Rumah Tangga: Ubah Limbah Jadi Harapan Ekonomi

Kisah Lilis si Ibu Rumah Tangga: Ubah Limbah Jadi Harapan Ekonomi

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon