ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Terungkap Alasan Robert Kiyosaki Jual Bitcoin Rp 37 Miliar

Selasa, 25 November 2025 | 18:45 WIB
H
H
Penulis: Herman | Editor: HE
Robert Kiyosaki
Robert Kiyosaki (X @theRealKiyosaki)

Jakarta, Beritasatu.com – Di tengah volatilitas harga Bitcoin (BTC) yang telah jatuh dari rekor tertingginya dan kini berada di bawah level US$ 90.000, penulis buku Rich Dad Poor Dad, Robert Kiyosaki, kembali menegaskan pandangan bullish-nya terhadap Bitcoin, sekalipun baru saja menjual sebagian kepemilikannya senilai US$ 2,25 juta atau sekitar Rp 37,4 miliar (kurs Rp 16.657 per dolar AS).

Dalam unggahannya di platform X, dikutip Selasa (25/11/2025), Kiyosaki mengungkap penjualan itu bukan perubahan sikap, melainkan strategi keuangan. Ia menjelaskan, keputusan menjual Bitcoin adalah langkah pengalihan portofolio.

Ia menulis, dirinya menjual Bitcoin seharga sekitar US$ 90.000 per koin, yang dibelinya bertahun-tahun lalu seharga US$ 6.000. Strategi tersebut, menurutnya, sejalan dengan prinsip lama yang ia pegang, yakni mengubah keuntungan spekulatif menjadi aset yang menghasilkan pendapatan rutin dan efisien dari sisi pajak.

ADVERTISEMENT

Kiyosaki menyebut akan menggunakan dana hasil penjualan Bitcoin untuk membeli dua pusat layanan bedah dan berinvestasi pada bisnis billboard. Perhitungannya, kedua investasi itu akan mengalirkan pendapatan sekitar US$ 27.500 per bulan.

Pendapatan baru tersebut akan melengkapi portofolio real estate-nya, yang menurutnya telah menghasilkan ratusan ribu dolar per bulan dan menjadi fondasi kestabilan keuangannya.

Ilustrasi Bitcoin - (Freepik/-)
Ilustrasi Bitcoin - (Freepik/-)

Dalam unggahan itu, Kiyosaki mengaku sempat disarankan untuk tidak mengungkap penjualan Bitcoin demi alasan keamanan. Namun, ia memilih bersikap terbuka.

Ia menulis, di tengah dunia yang penuh "uang palsu” dan “pengajar palsu,” ia ingin menunjukkan bahwa ia benar-benar mempraktikkan apa yang ia ajarkan.

Kiyosaki menegaskan, penjualan ini bukan tanda ia kehilangan keyakinan pada Bitcoin. Ia berencana membeli kembali Bitcoin menggunakan arus kas dari bisnis barunya. Ia tetap melihat Bitcoin sebagai penyimpan nilai terbaik di tengah pelemahan uang fiat.

Kiyosaki tetap pada prediksinya. Bitcoin akan mencapai US$ 250.000 pada 2026, didorong kelangkaan aset, efek jaringan, dan pelemahan nilai mata uang tradisional.

Pernyataan Kiyosaki muncul saat Bitcoin sedang mengalami koreksi besar. Pada akhir pekan lalu, Bitcoin turun 7,6% ke US$ 80.553, dengan penurunan bulanan mendekati 25%, menjadikan November sebagai bulan terburuk sejak 2022. Sebelumnya, Bitcoin sempat mendekati level US$ 125.000 pada 6 Oktober 2025.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon