ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bos Minyak Venezuela Mendadak Jual Rumah Mewah Ratusan Miliar di AS

Sabtu, 10 Januari 2026 | 13:18 WIB
AD
AD
Penulis: Alfi Dinilhaq | Editor: AD
Rumah mewah bos minyak Venezuela di Florida AS yang akan dijual.
Rumah mewah bos minyak Venezuela di Florida AS yang akan dijual. (The Real Deal/Ist)

Jakarta, Beritasatu.com - Seorang bos minyak asal Venezuela Alain J Viergutz, melepas rumah mewah di Key Biscayne, Florida, Amerika Serikat (AS) dengan harga Rp 333 miliar. Properti itu dipasarkan hanya beberapa hari setelah penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro oleh pasukan Amerika Serikat.

Mengutip The Real Deal, Sabtu (10/1/2026), rumah yang berlokasi di 100 Cape Florida Drive itu ditawarkan dengan harga US$ 19,8 juta atau setara sekitar Rp 332,64 miliar (asumsi kurs Rp 16.800 per dolar AS). Viergutz menunjuk agen One Sotheby’s International Realty untuk memasarkan properti tersebut sejak 6 Januari 2026.

Viergutz merupakan presiden Grupo Centec. Ia membeli rumah tersebut pada 2021 dengan harga US$ 11 juta atau sekitar Rp 184,8 miliar. Artinya, harga jual saat ini lebih tinggi sekitar Rp 147,8 miliar dibandingkan harga belinya lima tahun lalu.

ADVERTISEMENT

Properti seluas kurang lebih 8.200 kaki persegi itu berdiri di atas lahan sekitar 0,4 acre dan dilengkapi empat kamar tidur, empat kamar mandi, satu kamar mandi tambahan, kolam renang, serta dermaga pribadi. Rumah tersebut dibangun pada 2007 dan berada di kawasan hunian elite tepi laut.

Langkah penjualan ini terjadi di tengah dinamika geopolitik yang memanas setelah pemerintahan Presiden AS Donald Trump menggelar operasi militer di Caracas pada 3 Januari 2026 yang berujung pada penahanan Maduro dan istrinya, Cilia Flores.

Meski dampak langsung peristiwa tersebut terhadap pasar properti AS dinilai masih terbatas, warga Venezuela tetap menjadi salah satu kelompok pembeli utama di kawasan Miami-Dade.

Namun, perubahan kebijakan imigrasi AS dalam setahun terakhir sempat memicu kenaikan tingkat kekosongan hunian dan tekanan harga sewa di sejumlah wilayah, seperti Doral.

Pengamat properti Jonathan Miller menilai penangkapan Maduro sejauh ini belum mengguncang pasar perumahan AS secara nasional.

"Namun, pelaku pasar membuka kemungkinan munculnya lebih banyak penjualan properti oleh pemilik asal Venezuela seiring perubahan lanskap politik dan kebijakan Amerika Serikat," pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon