ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

IHSG Kembali Melemah, Danantara: Jadi Momentum Beli Saham

Senin, 2 Februari 2026 | 17:29 WIB
CS
AD
Penulis: Chesa Andini Saputra | Editor: AD
Chief Invesment Officer (CIO) Danantara Indonesia Pandu Patria Sjahrir.
Chief Invesment Officer (CIO) Danantara Indonesia Pandu Patria Sjahrir. (Beritasatu.com/Joanito De Saojoao)

Jakarta, Beritasatu.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah pada awal pekan. Pada penutupan perdagangan sesi II, Senin (2/2/2026), IHSG terkoreksi 4,88%. 

Pelemahan ini terjadi seiring berlangsungnya pertemuan daring antara Bursa Efek Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan MSCI di gedung BEI, terkait sejumlah kebijakan pasar yang menjadi sorotan dalam sepekan terakhir.

Chief Investment Officer (CIO) Danantara Pandu Sjahrir, yang turut hadir dalam pertemuan tersebut menilai meskipun IHSG melemah, aktivitas pembelian bersih investor asing masih menunjukkan sinyal positif, khususnya pada paruh pertama perdagangan.

ADVERTISEMENT

“Dari sisi trading memang agak menurun, tetapi positifnya kita melihat adanya net foreign buy di first half. Banyak saham yang sebelumnya dinilai uninvestable atau memiliki valuasi sangat tinggi mengalami koreksi. Namun saham-saham yang fundamental justru mencatatkan net buy dan tetap positif,” ujar Pandu sebelum menghadiri pertemuan di gedung BEI, Jakarta.

Menurutnya, tekanan jual saat ini lebih banyak dialami oleh saham-saham yang kurang menarik secara fundamental atau yang harganya telah melambung tinggi. Sebaliknya, saham dengan kinerja fundamental kuat masih diminati investor.

Pandu menegaskan kondisi pasar saat ini tidak perlu disikapi secara berlebihan. Ia mengimbau investor untuk menggeser perspektif investasi dari jangka pendek ke jangka menengah dan panjang.

“Teman-teman jangan hanya melihat short term. Investasi itu harus memikirkan medium to long term. Jangan karena sehari pasar merah, padahal untuk saham dengan valuasi baik, fundamental kuat, dan likuiditas sehat, maybe it's good time to buy,” jelasnya.

Lebih lanjut, Pandu menilai investor kini semakin selektif dengan fokus pada perusahaan yang memiliki arus kas, fundamental, dan likuiditas yang solid. Ia berharap pertemuan dengan MSCI dapat menjadi katalis positif bagi pasar modal Indonesia ke depan.

“Pada akhirnya, pasar modal menjadi sarana bagi investor domestik maupun asing untuk mengekspresikan kepercayaan terhadap Indonesia dan berinvestasi secara jangka panjang,” pungkas Pandu.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Tertekan Sentimen MSCI, IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok Nyaris 2 Persen

Tertekan Sentimen MSCI, IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok Nyaris 2 Persen

EKONOMI
IHSG Sesi I Hari Ini Turun 1,81 Persen Efek MSCI

IHSG Sesi I Hari Ini Turun 1,81 Persen Efek MSCI

EKONOMI
Penurunan IHSG Seusai Pengumuman MSCI Dinilai Masih Wajar

Penurunan IHSG Seusai Pengumuman MSCI Dinilai Masih Wajar

EKONOMI
IHSG Pagi Hari Ini 13 Mei 2026 Langsung Jatuh Seusai Pengumuman MSCI

IHSG Pagi Hari Ini 13 Mei 2026 Langsung Jatuh Seusai Pengumuman MSCI

EKONOMI
Jadi Sentimen Negatif IHSG, Rebalancing MSCI Bisa Picu Capital Outflow

Jadi Sentimen Negatif IHSG, Rebalancing MSCI Bisa Picu Capital Outflow

EKONOMI
IHSG Hari Ini 12 Mei 2026 Dibuka Melemah ke Level 6.839,5

IHSG Hari Ini 12 Mei 2026 Dibuka Melemah ke Level 6.839,5

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon