ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Krisis Selat Hormuz Ganggu Impor Minyak Asia

Selasa, 3 Maret 2026 | 12:53 WIB
WA
WA
Penulis: Widi Agustian | Editor: WA
Iran mengancam akan membakar setiap kapal yang nekat melintasi Selat Hormuz sebagai aksi blokade total terhadap jalur pelayaran internasional di kawasan.
Iran mengancam akan membakar setiap kapal yang nekat melintasi Selat Hormuz sebagai aksi blokade total terhadap jalur pelayaran internasional di kawasan. (AP/AP)

Istanbul, Beritasatu.com – Sejumlah negara Asia mulai merasakan dampak ekonomi akibat meningkatnya serangan udara Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran di sekitar Selat Hormuz. Ketegangan tersebut membuat kapal-kapal tanker minyak tertahan di salah satu jalur energi paling vital di dunia, sehingga memicu gangguan pasokan dan lonjakan biaya logistik.

Beberapa operator pelayaran menghentikan transit melalui selat itu karena biaya asuransi melonjak dan risiko keamanan meningkat. Gangguan ini berpotensi menekan pasokan energi ke negara-negara yang sangat bergantung pada impor minyak dari Timur Tengah.

Pemerintah China pada Senin menyebut Selat Hormuz sebagai “rute perdagangan internasional yang penting” dan mendesak penghentian segera operasi militer. Menjawab pertanyaan koresponden Anadolu Agency, juru bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning menegaskan stabilitas di selat dan perairan sekitarnya krusial bagi perdagangan global serta menyerukan langkah untuk mencegah eskalasi.

ADVERTISEMENT

Media Iran pada Sabtu melaporkan Selat Hormuz telah “secara efektif” ditutup menyusul serangan AS dan Israel, meski belum ada pengumuman resmi mengenai blokade formal.

Di Jepang, lebih dari 40 kapal yang terkait dengan negara tersebut, termasuk kapal tanker minyak, tertahan di Teluk Persia, dikutip dari Kyodo News. Setidaknya tiga kapal menghentikan upaya melintasi selat.

Jepang mengimpor sekitar 95% minyak mentahnya dari Timur Tengah, yang sebagian besar melewati Selat Hormuz. Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi pada Senin meminta Duta Besar Iran untuk Tokyo, Peiman Seadat, membantu memastikan keselamatan pelayaran di kawasan tersebut.

Kementerian Luar Negeri Jepang menyatakan Tokyo akan terus menempuh upaya diplomatik guna mencapai penyelesaian situasi secepat mungkin. Demikian dilansir dari Antara, Selasa (3/3/2026).

Malaysia juga menyarankan kapal-kapalnya menghindari Selat Hormuz hingga pemberitahuan lebih lanjut, dikutip dari Bernama. Departemen Kelautan Malaysia meminta operator kapal memantau peringatan keamanan internasional dan meningkatkan kesiapsiagaan operasional.

Pakistan menyiapkan rencana darurat untuk mengantisipasi gangguan berkepanjangan. Sejumlah pejabat mengatakan kepada harian The News International bahwa Islamabad kemungkinan akan meminta dimasukkan dalam daftar pasokan minyak mentah pilihan Arab Saudi melalui Laut Merah jika gangguan berlangsung lebih dari 10 hingga 12 hari.

Dua kapal tanker minyak mentah yang dioperasikan Pakistan National Shipping Corporation masih tertahan di dekat selat. Satu kapal lainnya yang mulai memuat saat konflik meningkat diperkirakan belum akan berangkat dalam waktu dekat.

Selat Hormuz menangani sekitar seperlima perdagangan minyak dunia dan volume besar ekspor gas alam cair dari Qatar serta Uni Emirat Arab. Sekitar 20% konsumsi minyak harian global, atau sekitar 20 juta barel, melintasi koridor tersebut.

Data pelayaran menunjukkan volume transit pada 1 Maret turun 86 persen dibandingkan rata-rata 2026. United Kingdom Maritime Trade Operations juga melaporkan sejumlah insiden maritim yang digambarkan sebagai serangan pada Minggu.

Saat ini, hanya Arab Saudi dan Uni Emirat Arab yang memiliki jaringan pipa untuk menghindari Selat Hormuz. Namun kapasitasnya terbatas dan hanya mampu menampung sebagian kecil volume minyak mentah yang biasanya dikirim melalui jalur tersebut.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Ini Senjata Iran yang Bikin Rontok Jet Tempur F-15 AS

Ini Senjata Iran yang Bikin Rontok Jet Tempur F-15 AS

INTERNASIONAL
Menlu Iran: Kami Ingin Akhiri Perang secara Menyeluruh dan Permanen

Menlu Iran: Kami Ingin Akhiri Perang secara Menyeluruh dan Permanen

INTERNASIONAL
Jatuh di Wilayah Musuh! Ini Tantangan yang Dihadapi Pilot AS di Iran

Jatuh di Wilayah Musuh! Ini Tantangan yang Dihadapi Pilot AS di Iran

INTERNASIONAL
Lagi-lagi AS-Israel Serang Fasilitas Nuklir Iran

Lagi-lagi AS-Israel Serang Fasilitas Nuklir Iran

INTERNASIONAL
Ini yang Terjadi jika Pilot Jet AS yang Ditembak Jatuh Ditangkap Iran

Ini yang Terjadi jika Pilot Jet AS yang Ditembak Jatuh Ditangkap Iran

INTERNASIONAL
AS-Israel Serang Fasilitas Petrokimia Iran

AS-Israel Serang Fasilitas Petrokimia Iran

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT